Rahbar: Percuma AS Kembali ke JCPOA tanpa Pencabutan Sanksi !
-
Rahbar
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei menilai keputusan parlemen dan tindakan pemerintah Iran untuk mengurangi bagian lain dari kewajiban negara ini di JCPOA, sepenuhnya benar serta rasional, dan mengatakan, "Tanpa pencabutan sanksi, kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA bisa merugikan negara [Iran]".
Ayatullah Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi hari Jumat (8/1/2021) menyinggung masalah dimulainya pengayaan uranium sebesar 20 persen, dengan mengungkapkan, "Republik Islam tidak akan tergesa-gesa mengembalikan Amerika Serikat ke JCPOA, sebab pemulihan hak bangsa yang dirampas dan pencabutan sanksi adalah kewajiban Amerika Serikat dan Eropa,".
"Jika sanksi dicabut, itu berarti Amerika Serikat akan kembali ke JCPOA. Tentu saja, masalah ganti rugi, yang merupakan salah satu tuntutan kami, juga akan diupayakan dalam langkah-langkah selanjutnya. Tetapi tanpa mencabut sanksi, maka kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA akan merugikan negara [Iran]," ujar Rahbar.
Mengenai situasi kacau yang terjadi di AS saat ini, Ayatullah Khamenei menjelaskan, "Skandal pemilu, hak asasi manusia dengan korban orang kulit hitam setiap beberapa hari di negara ini, terbongkarnya esensi dari nilai-nilai yang diklaim Amerika Serikat selama ini yang menjadi celaan dunia, bahkan oleh mitranya sendiri; ekonomi yang lumpuh, dan puluhan juta pengangguran, kelaparan, dan tunawisma; mencerminkan keadaan buruk Amerika Serikat sebagai hal yang tidak aneh, tetapi justru anehnya sebagian orang masih saja menjadikan Amerika Serikat sebagai kiblatnya,",
Kerusuhan baru-baru ini pecah di AS setelah massa pendukung Trump yang tidak puas atas pengumuman hasil pemilu presiden menduduki gedung Kongres AS. Sedikitnya empat orang tewas dalam kerusuhan di gedung Capitol Hill.(PH)