Malaysia Mengancam akan Mengurangi Impor dari Uni Eropa
https://parstoday.ir/id/news/malaysia-i51035-malaysia_mengancam_akan_mengurangi_impor_dari_uni_eropa
Pemerintah Malaysia mengumumkan bahwa pihaknya akan meninjau ulang hubungan perdagangannya dengan Uni Eropa terkait dengan pemboikotan minyak kelapa sawit negara ini.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Feb 05, 2018 13:42 Asia/Jakarta
  • Minyak Sawit.
    Minyak Sawit.

Pemerintah Malaysia mengumumkan bahwa pihaknya akan meninjau ulang hubungan perdagangannya dengan Uni Eropa terkait dengan pemboikotan minyak kelapa sawit negara ini.

Sebelumnya, Malaysia telah mengancam Uni Eropa untuk mengurangi impor negara itu menyusul pemboikotan minyak kelapa sawit.

 

Menurut IRNA, Senin (5/2/2018) mengutip New Street Times, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi,  Wakil Perdana Menteri Malaysia mengatakan, kemungkinan kegagalan Uni Eropa dalam pengadaan minyak kelapa sawit akan mempengaruhi setidaknya 500 juta orang di Malaysia yang dipekerjakan di bidang ini.

PM Datuk Sri Haji Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak.

 

Menurut laporan tersebut, Wakil PM Malaysia dalam pertemuan kabinet yang dihadiri oleh PM Datuk Sri Haji Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak telah membahas masalah tersebut dan menurut rencana akan mengurangi impor dari negara-negara yang memboikot minyak kelapa sawitnya.

 

Negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia dan Thailand merupakan produsen terbesar minyak kelapa sawit di dunia dengan nilai ekspor sebesar 40 miliar dolar pertahun.

 

Berdasarkan data yang dipublikasikan lembaga-lembaga Malaysia, 60 persen ekspor minyak kelapa sawit Malaysia bertujuan ke negara-negara Uni Eropa. (RA)