Dinamika Asia Tenggara, 21 Agustus 2021
https://parstoday.ir/id/news/other-i103354-dinamika_asia_tenggara_21_agustus_2021
Perkembangan di negara-negara Asia Tenggara pekan ini diwarnai sejumlah isu penting seperti Menlu RI: Membawa WNA dalam misi evakuasi adalah kewajiban kemanusiaan.
(last modified 2025-11-29T14:43:04+00:00 )
Aug 21, 2021 18:10 Asia/Jakarta
  • Menlu RI Retno LP Marsudi
    Menlu RI Retno LP Marsudi

Perkembangan di negara-negara Asia Tenggara pekan ini diwarnai sejumlah isu penting seperti Menlu RI: Membawa WNA dalam misi evakuasi adalah kewajiban kemanusiaan.

Selain itu, masih ada isu lainnya seperti Ismail Sabri dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia, Singapura masih wajibkan masker meski tingkat vaksinasi tinggi, Vietnam perketat lockdown, warga Ho Chi Minh borong bahan pokok, Singapura bersama Indonesia hadapi pandemi COVID-19

Menlu: Membawa WNA dalam misi evakuasi adalah kewajiban kemanusiaan

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menyatakan bahwa membawa warga negara asing (WNA) dalam misi evakuasi merupakan kewajiban kemanusiaan yang harus dilakukan.

“Bantuan membawa wakil negara asing dalam misi evakuasi bukan pertama kali dilakukan. Ini merupakan kewajiban kemanusiaan yang harus dilakukan,” kata Retno Marsudi saat jumpa pers yang diselenggarakan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu dini hari.

Ada pun perwakilan asing yang turut serta dievakuasi adalah lima warga negara Filipina berdasarkan permintaan dari Pemerintah Filipina, serta dua warga negara Afghanistan dengan rincian, satu orang merupakan suami dari salah satu WNI dan satu orang lagi merupakan staf lokal perempuan yang bekerja di KBRI.

Evakuasi WNI dari Afghanistan

Selain itu, terdapat 26 WNI yang berhasil dievakuasi dalam kondisi baik, meski terdapat satu diplomat sedang berada dalam kondisi kurang sehat non-COVID dan akan segera memperoleh perawatan.

Tim Evakuasi Indonesia terdiri atas jajaran Kementerian Luar Negeri (Kemlu), TNI, dan BIN. Pesawat TNI Angkatan Udara berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma pada tanggal 18 Agustus 2021, sekitar pukul 06.00 WIB.

Rute yang ditempuh pesawat untuk mencapai Kabul, Afghanistan, yaitu melalui Aceh, Kolombo (Sri Lanka), Karachi (Pakistan), dan Islamabad (Pakistan) hingga tiba di Kabul pada tanggal 20 Agustus 2021, pukul 05.17 dini hari waktu setempat.

Untuk menjamin kelancaran proses ini, Indonesia dengan intensif berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri Turki, Menteri Luar Negeri Norwegia, pihak Belanda, Amerika Serikat, dan Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang diberikan oleh pemerintah dan otoritas India, Sri Lanka, Pakistan, Amerika Serikat, NATO, Turki, Norwegia, dan Belanda,” tutur Retno.

Hingga saat ini, Indonesia masih berperan dengan aktif dalam menjalin komunikasi bersama berbagai pihak yang berada di Afghanistan guna memantau kondisi terkini negara tersebut.

Menlu Retno berharap agar proses politik yang inklusif, dalam hal ini ‘Afghan-led, Afghan-owned’ masih memiliki peluang untuk dilakukan demi kebaikan rakyat Afghanistan.

“Indonesia terus berharap agar perdamaian dan stabilitas dapat tercipta di Afghanistan,” ucapnya.

Ismail Sabri dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia

Wakil presiden UMNO Ismail Sabri Yaakob dilantik sebagai perdana menteri kesembilan di hadapan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Istana Negara, Sabtu, pukul 14.29 waktu setempat.

Acara ini disiarkan langsung di saluran televisi pemerintah serta halaman Facebook Kantor Perdana Menteri.

Acara yang berlangsung di Majelis Singgasana Istana Negara tersebut terdiri dari pelantikan, pengangkatan dan penandatanganan sumpah jabatan.

PM baru Malaysia Ismail Sabri Yaakob

Saat pernyataan sumpah Ismail Sabri mengucapkannya di depan Yang di-Pertuan Agong.

Setelah itu perdana menteri menandatangani beberapa dokumen penting pada pukul 14:31 waktu setempat.

Kemudian dokumen-dokumen diserahkan ke ketua hakim negara Tun Tengku Maimum disaksikan Kepala Sekretariat Negara M Zuki bin Ali.

Setelah itu Mufti Wilayah Dr Luqman Haji Abdullah memimpin bacaan doa di hadapan raja.

Usai berdoa Yang di-Pertuan Agong meninggalkan Majelis Singgasana diikuti oleh Perdana Menteri Ismail Sabri beserta istri.

Terlihat hadir saat pelantikan Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi, mantan Perdana Menteri Najib Razak dan mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Singapura masih wajibkan masker meski tingkat vaksinasi tinggi

Singapura, salah satu negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, kemungkinan masih akan mewajibkan penggunaan masker untuk beberapa waktu lagi, menurut Menteri Luar Negeri Vivian Balakhrisnan.

Perkiraan itu diungkapkan itu pada saat negara tersebut dengan hati-hati membuka kembali perbatasannya dan melonggarkan pembatasan COVID-19.

“Saya tidak yakin warga mau menggunakan masker. Tapi, di sisi lain, saya rasa kita semua sudah terbiasa dengan itu,” kata Vivian Balakrishnan, dokter yang kini menjadi politisi, kepada Reuters.

“Itu harus menjadi ukuran terakhir yang kita lepaskan,” katanya dalam wawancara.

Wajib Masker, bahkan untuk anak-anak

Menggunakan masker menjadi wajib sejak April tahun lalu di Singapura, yang dinilai sebagai negara tersukses dalam menanggulangi wabah virus corona. Di negara itu, tercatat hanya 46 orang yang meninggal dunia.

Singapura telah memvaksinasi lebih dari tiga per empat dari 5,7 juta penduduknya.

Balakrishnan juga mengatakan bahwa pemerintah akan berpegang pada komitmennya untuk berhenti menggunakan teknologi pelacakan kontak virus corona ketika pandemi ini berakhir.

“Ini seharusnya bukan keputusan politik, dan tidak untuk dipolitisasi. Biarkan para ahli memberi tahu kami apakah pelacakan kontak sejauh itu masih dibutuhkan atau membantu dan apakah itu menjaga keselamatan warga kami,” tuturnya.

Teknologi yang digunakan sebagai aplikasi ponsel dan perangkat fisik itu wajib digunakan di sebagian besar tempat umum di Singapura. Kekhawatiran terkait privasi muncul terhadap aplikasi tersebut di beberapa negara.

Singapura memastikan bahwa data terenkripsi, disimpan secara lokal, dan hanya bisa disadap oleh pihak berwenang jika yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID-19.

Namun, adanya pengungkapan bahwa polisi bisa menggunakan data tersebut untuk investigasi kriminal memantik reaksi publik. Singapura kemudian menyusun undang-undang yang mengatur penggunaan data untuk penyelidikan kriminal.

Vietnam perketat lockdown, warga Ho Chi Minh borong bahan pokok

Rencana Pemerintah Vietnam untuk melarang penduduk Ho Chi Minh City meninggalkan rumah mulai Senin telah memicu warga untuk memborong barang kebutuhan pokok.

Kota terbesar di Vietnam itu telah menjadi episentrum wabah virus corona terburuk, menyumbang lebih dari setengah jumlah kasus COVID-19 dan 80 persen jumlah kematian.

Kepanikan warga yang membeli kebutuhan pokok mengganggu upaya pemerintah kota menangani wabah yang meningkat, kata petinggi Kantor Berita Vietnam.

Antrean panjang terlihat di pasar-pasar, sementara rak-rak toko swalayan di Ho Chi Minh City tampak kosong pada Sabtu, kata sejumlah saksi dan media pemerintah.

"Ini tampak kacau," kata seorang wanita di Distrik 2. "Banyak sekali orang berebut membeli makanan dan barang penting lain untuk menghadapi hari-hari yang berat nanti."

"Saya telah membeli sejumlah makanan, karena saya tak ingin mati kelaparan sebelum mati karena virus corona."

Vietnam pada Jumat mengatakan akan mengerahkan tentara di Ho Chi Minh untuk menegakkan aturan lockdown, ketika kota itu mengambil langkah-langkah tegas untuk memperlambat laju kematian akibat COVID-19.

Total kasus di negara itu telah mencapai 323.000 dengan 7.540 kematian, demikian menurut data kementerian kesehatan.

"Kota itu siap memasok makanan dan barang-barang penting untuk warganya," kata Phan Van Mai, wakil kepala satgas COVID-19, seperti dikutip media pemerintah.

Partai Komunis yang berkuasa pada Jumat memutuskan untuk mengganti Nguyen Thanh Phong sebagai ketua Komite Rakyat kota itu.

Mereka tidak memberikan alasan, namun para analis menyebut Phong diganti karena dinilai tidak mampu menangani wabah.

Singapura bersama Indonesia hadapi pandemi COVID-19

Berbagai pihak di Singapura terus menunjukkan kepedulian dan pertemanan yang erat dengan Indonesia dalam penanganan COVID-19 di Tanah Air.

"Selama masa sulit ini, Indonesia dan Singapura telah menunjukkan arti sebenarnya dari pertemanan antara dua negara, " kata Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo dalam keterangan, Kamis.

Singapore Changi Airport Community memberikan donasi berupa 1.380  konsentrator oksigen, 2.000 kanula hidung, dan 500 penghubung kanula untuk Indonesia, di tengah momen  peringatan kemerdekaan kedua negara yang jatuh pada bulan ini.

​​​Dirut Changi Airport Group Lee Seow Hiang menyatakan pandemi telah berdampak pada semua orang.

Menurut dia, tidak ada negara yang dapat menghadapi pandemi tanpa bekerja sama dengan pihak lain.

"Kami berdiri bersama dengan rakyat Indonesia selama masa sulit pandemi ini dan kami berharap kontribusi yang kami berikan dapat membantu menyelamatkan banyak nyawa, " kata Lee Seow Hiang.

Singapore Changi Airport Community terdiri dari Changi Airport Group dan 30 mitra Changi dari berbagai sektor, termasuk ritel, teknik dan konstruksi, serta berbagai staf individu Changi.

Bantuan yang diberikan Singapore Changi Airport Community tersebut ditujukan untuk Kementerian Kesehatan Indonesia, yang diwakili oleh Pusat Krisis Kementerian Kesehatan.

Pengiriman bantuan ke Indonesia dibantu oleh Cargolux, Singapore Airlines, dan mitra logistik SATS dan CEVA Logistics, yang rencananya dilakukan pada 19 – 20 Agustus 2021 yang terdiri dari empat kali pengiriman.

Pengiriman pertama akan langsung tiba hari ini di Jakarta.