-
Ekspor Baja Iran Tumbuh 48 Persen
Okt 16, 2021 10:35Data statistik perdagangan luar negeri Iran menunjukkan bahwa ekspor baja negara ini tumbuh sebesar 48 persen.
-
Tantangan Taliban untuk Menarik Investasi Asing
Okt 16, 2021 04:46Salah satu tantangan utama bagi Taliban di Afghanistan adalah menarik investasi asing untuk menyelesaikan masalah ekonomi negara itu. Hasil kunjungan delegasi Taliban ke berbagai negara menunjukkan bahwa kelompok tersebut belum terlalu berhasil menarik bantuan regional.
-
Mengapa Kebuntuan dalam Peningkatan Hubungan Rusia-AS Terus Berlanjut?
Okt 14, 2021 05:21Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov pada hari Selasa (12/10/2021) setelah bertemu dengan mitranya dari AS Victoria Nuland di Moskow mengatakan, "Sulit untuk mendamaikan posisi kami. Amerika tidak mendengarkan logika dan tuntutan kami. Namun terlepas dari semua ini, negosiasi itu berguna."
-
Kanselir Jerman: Ekonomi Afghanistan Runtuh, Semua Negara Rugi
Okt 13, 2021 17:12Kanselir Jerman memperingatkan kemungkinan runtuhnya perekonomian Afghanistan, dan mendesak berlanjutnya bantuan kemanusiaan untuk negara ini.
-
Wisatawan Kembali ke Perairan Biru Grand Canyon Afghanistan
Okt 13, 2021 07:13Ini adalah air berwarna biru Grand Canyon Afghanistan.
-
Mencermati Pesan dari Pemilu Legislatif Irak
Okt 12, 2021 05:10Pemilihan umum legislatif kelima Irak telah berlangsung hari Minggu (10/10/2021). Sementara itu, ada tiga pesan penting dari pemilu parlemen Irak.
-
Taliban Minta Bantuan Rusia untuk Rekonstruksi Afghanistan
Okt 11, 2021 16:17Juru bicara Taliban mengatakan bahwa kelompoknya sedang berusaha menarik investasi asing, dan meminta bantuan serta kerja sama Rusia untuk merekonstruksi Afghanistan.
-
Pertemuan Menlu RI-Serbia Bahas Kerja Sama Bilateral
Okt 11, 2021 08:37Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Serbia, Nikola Selakovich di Beograd, Serbia pada Minggu (10/10/2021).
-
Trump: Kebijakan Ekonomi Biden Lebih Menguntungkan Cina
Okt 10, 2021 12:21Mantan Presiden Amerika Serikat mengatakan, kebijakan ekonomi pemerintah Presiden Joe Biden lebih menguntungkan Cina daripada AS sendiri.
-
Industri Fesyen Muslim dan Makanan Halal Menurut Bank Indonesia
Okt 08, 2021 10:25Bank Indonesia (BI) memperkirakan konsumsi fesyen muslim global akan meningkat menjadi 311 miliar dolar AS pada tahun 2024, dari yang sebelumnya sebesar 277 miliar dolar AS di tahun 2019.