• Mengapa Republik Islam Iran Tidak Goyah? Ini Rahasianya

    Mengapa Republik Islam Iran Tidak Goyah? Ini Rahasianya

    Jun 07, 2021 09:35

    Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dalam sebuah momen penting menjelaskan mengenai rahasia kelanggengan Republik Islam Iran meskipun didera berbagai tekanan, sanksi, agresi dan lain-lainnya. Menurutnya, Republik Islam tumbuh lebih kuat dari sebelumnya.

  • Persepektif Rahbar Mengenai Rahasia Kelanggengan Republik Islam

    Persepektif Rahbar Mengenai Rahasia Kelanggengan Republik Islam

    Jun 05, 2021 10:09

    Pemimpin Besar Revolusi Islam mengatakan bahwa inisiatif paling penting dari Imam Khomeini adalah frasa Republik Islam. Ini adalah demokrasi agama yang berada di bawah sebutan Republik Islam. Sistem ini muncul dari pemikiran dan kehendak rakyat Iran dan kepemimpinan Imam Khomeini ra.

  • Rahasia Kelanggengan Republik Islam Iran

    Rahasia Kelanggengan Republik Islam Iran

    Jun 04, 2021 14:52

    Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, inisiatif paling penting dari Imam Khomeini (ra) adalah Republik Islam. Ini adalah demokrasi religius yang menjadi resmi sebagai Republik Islam dan merupakan sistem yang timbul dari pemikiran dan kehendak rakyat Iran dan kepemimpinan Imam Khomeini ra.

  • Tokoh Palestina Puji Karakter dan Perjuangan Imam Khomeini ra

    Tokoh Palestina Puji Karakter dan Perjuangan Imam Khomeini ra

    Jun 04, 2021 04:57

    Perwakilan Gerakan Jihad Islam Palestina di Iran, Naser Abu Sharif percaya bahwa almarhum Pendiri Republik Islam Imam Khomeini ra adalah satu-satunya tokoh dalam sejarah kontemporer yang karakternya mirip dengan para nabi.

  • Parlemen Jerman Menyetujui RUU yang Melarang Jilbab bagi Pegawai Pemerintah

    Parlemen Jerman Menyetujui RUU yang Melarang Jilbab bagi Pegawai Pemerintah

    May 11, 2021 05:03

    Majelis Tinggi Jerman (Bundesrat) telah mengeluarkan undang-undang yang melarang pemakaian jilbab bagi pegawai pemerintah dan polisi. Menurut peraturan tersebut, dilarang memakai simbol ideologis atau agama di tempat kerja. Meskipun keputusan ini bersifat umum dan tidak merujuk pada pemeluk agama tertentu, dalam praktiknya ketajaman UU itu ditujukan kepada aktivis wanita Muslim di pemerintahan Jerman.