-
AS Akui Tentaranya di Medan Perang Ukraina
Nov 06, 2022 15:56Pentagon telah mengakui bahwa Amerika Serikat memiliki tentara di lapangan di Ukraina, dan jauh dari kedutaan mereka, sebuah keputusan yang secara drastis meningkatkan kemungkinan secara tidak sengaja memicu perang habis-habisan dengan Rusia.
-
Krisis Ukraina Memakan Korban Kedua, Kini Giliran Pemerintah Italia
Jul 24, 2022 10:38Menyusul jatuhnya pemerintahan Mario Draghi, Italia tenggelam dalam krisis politik.
-
Protes Biaya Hidup di Brussel Menarik Puluhan Ribu Orang
Jun 22, 2022 14:51Puluhan ribu anggota serikat pekerja berbaris melalui pusat kota Brussel pada hari Senin menyerukan lebih banyak dukungan untuk menangani biaya hidup, yang meningkat dari hari ke hari.
-
Rusia: Pengiriman S-400 ke India Berjalan Baik
Jun 13, 2022 10:50Duta Besar Rusia untuk India mengatakan pada hari Minggu (12/06/2022) bahwa pengiriman sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia ke India berjalan sesuai rencana.
-
Inflasi Zona Euro Mencapai Rekor Tertinggi
Jun 02, 2022 14:55Inflasi di zona euro telah melampaui ekspektasi terburuk.
-
AS Mengirim Lebih Banyak Senjata ke Ukraina
May 12, 2022 11:20Amerika Serikat akan meningkatkan pengiriman senjata ke Ukraina.
-
Jerman Pasok 2.700 Rudal Anti-Pesawat ke Ukraina
Mar 03, 2022 17:16Jerman mengumumkan akan mengirimkan 2.700 rudal anti-pesawat ke Ukraina, termasuk rudal anti-balistik Arrow.
-
Masaf, Senapan Serbu Canggih Buatan Iran
Mar 07, 2021 21:57Republik Islam Iran kembali memamerkan prestasi terbarunya di sektor pembuatan senapan serbu canggih yang diumumkan ke publik pada hari Minggu (7/3/2021).
-
Oxfam Peringatkan Inggris Karena Lanjutkan Ekspor Senjata ke Saudi
Feb 27, 2021 16:55Sebuah organisasi amal internasional telah menegur pemerintah Inggris karena mengizinkan ekspor peralatan pengisian bahan bakar udara-ke-udara ke Arab Saudi.
-
Keuntungan Industri Senjata Eropa di Tengah Kemiskinan
Des 09, 2020 19:09Konferensi tahunan Badan Pertahanan Uni Eropa (European Defense Agency/EDA) yang mempertemukan para pedagang senjata, pembuat kebijakan dan politisi, yang biasanya memicu protes, diadakan secara virtual pada tahun ini disebabkan pandemi Virus Corona, COVID-19.