-
Presiden Iran: Isu Utama Dunia Islam, Palestina dan Pembebasan Al Quds
Jan 31, 2024 17:41Presiden Republik Islam Iran, menyebut masalah pertama Dunia Islam, adalah Palestina, dan pembebasan Al Quds, dari penjajahan Rezim Zionis.
-
Rusia Mengritik AS Memanfaatkan Daesh untuk Mengacaukan Stabilitas Suriah
Jan 28, 2024 07:53Pada tanggal 25 Januari, di akhir pertemuan "Proses Astana" di Kazakhstan, Alexander Lavrentyev, Utusan Khusus Presiden Rusia di Suriah mengumumkan bahwa negara-negara yang berpartisipasi dalam pertemuan ini (Rusia, Iran dan Turki) sepakat menilai kehadiran AS di Suriah sebagai faktor ketidakstabilan. Perkembangan lapangan terkait Suriah dan perang melawan terorisme telah diumumkan sebagai fokus pertemuan Proses Astana ke-21.
-
Jubir Ansarullah Yaman Bertemu Utusan Putin di Moskow
Jan 27, 2024 14:56Juru bicara Ansarullah Yaman, bertemu dengan Utusan khusus Presiden Rusia, untuk Asia Barat dan Afrika di kota Moskow.
-
Kapal Perusak Melewati Selat Taiwan, Cina Mereaksi Tajam AS
Jan 27, 2024 07:43Cina menyebut perjalanan kapal perusak militer AS melalui Selat Taiwan sebagai hal yang problematis dan provokatif setelah pemilu Taiwan baru-baru ini.
-
Presiden Iran Menekankan Pemutusan Hubungan Politik-Ekonomi dengan Zionis
Jan 25, 2024 11:53Presiden Republik Islam Iran menilai pemutusan hubungan politik dan ekonomi dengan rezim Zionis sebagai salah satu tindakan pencegahan yang paling efektif terhadap rezim tersebut.
-
Raisi dan Erdogan Menyaksikan Penandatanganan 10 Dokumen Kerja Sama
Jan 25, 2024 10:17Republik Islam Iran dan Turki menandatangani 10 dokumen kerja sama pada hari Rabu (24/01) dengan tujuan meningkatkan investasi, kerja sama ekonomi, dan isu-isu regional.
-
Takut Alaska Direbut Kembali oleh Rusia, Begini Respons AS
Jan 24, 2024 17:35Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, menanggapi instruksi baru Presiden Rusia, kepada pemerintah Moskow, untuk memeriksa aset dan properti negara ini di luar negeri.
-
Presiden AS: Serangan-Serangan Kami Gagal Bendung Yaman
Jan 19, 2024 13:39Presiden Amerika Serikat, mengakui serangan-serangan militer negara ini ke Yaman, tidak mampu menghentikan serangan Yaman di Laut Merah, tapi tetap akan dilanjutkan.
-
Mengapa Kehadiran Militer AS Semakin Meningkat di di Irak dan Suriah?
Jan 17, 2024 06:40Setelah menduduki Irak pada tahun 2003, Amerika Serikat kemudian menempatkan militernya di negara ini. Sementara dalam kasus Suriah, Amerika menempatkan pasukannya di Suriah sejak tahun 2014 dengan dalih memerangi kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) dalam kerangka koalisi internasional melawan ISIS.
-
Friksi Pemerintah Biden Semakin Melebar Soal Perang Gaza
Jan 16, 2024 07:15Dengan berlanjutnya perang rezim Zionis terhadap rakyat tertindas di Jalur Gaza dan semakin memburuknya situasi di wilayah ini serta berlanjutnya dukungan terbuka dan terselubung AS terhadap rezim ini, bukti-bukti menunjukkan bahwa dukungan berkelanjutan atas tindakan kriminal Israel, khususnya genosida terhadap warga Palestina, bagi AS kini menjadi lebih sulit dibandingkan sebelumnya, dan friksi dalam pemerintahan Biden menjadi lebih jelas.