-
Presiden Afghanistan Bertemu Jenderal AS di Kabul
Jul 02, 2021 16:29Presiden Afghanistan bertemu dengan komandan pasukan teroris AS di Kabul setelah pasukannya meninggalkan pangkalan militer Bagram di Provinsi Parwan.
-
Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Bagram di Afghanistan
Jul 02, 2021 13:14Pasukan teroris Amerika Serikat sepenuhnya telah meninggalkan pangkalan Bagram di Provinsi Parwan, Afghanistan.
-
PM Pakistan: Kami Tak Punya Alat untuk Menekan Taliban
Jul 01, 2021 15:04Perdana Menteri Pakistan mengatakan, Islamabad tidak punya alat apa pun untuk menekan Taliban, kecuali meminta mereka menghindari perang saudara di negaranya, Afghanistan.
-
Abdullah Abdullah Akui Afghanistan Berada dalam Bahaya
Jul 01, 2021 09:58Ketua Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional (HCNR) Afghanistan, memperingatkan bahwa eksistensi Afghanistan berada dalam bahaya.
-
Lagi, Militer Afghanistan Rebut Kembali Lima Kota dari Tangan Taliban
Jun 30, 2021 12:05Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan bahwa pasukan pemerintah telah membebaskan lima kota dari tangan Taliban dalam 24 jam terakhir.
-
Usulan Iran untuk Selesaikan Krisis di Afghanistan
Jun 30, 2021 09:01Pemerintah Kabul menyambut prakarsa Republik Islam Iran untuk menggelar sidang trilateral demi menyelesaikan krisis Afghanistan.
-
Militer Afghanistan Temukan Ribuan Senjata yang Masuk dari Pakistan
Jun 29, 2021 16:10Pasukan keamanan Afghanistan menemukan ribuan pucuk senjata di Provinsi Khost.
-
Militer Afghanistan Rebut Kembali Puluhan Desa dari Tangan Taliban
Jun 29, 2021 11:30Pasukan Afghanistan dan masyarakat berhasil merebut kembali puluhan desa di Provinsi Balkh dari tangan Taliban.
-
Pakistan akan Tutup Perbatasannya jika Taliban Kuasai Afghanistan
Jun 28, 2021 07:36Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengatakan, Pakistan akan menutup perbatasannya dengan Afghanistan jika Taliban mengambil alih negara itu pasca penarikan pasukan AS.
-
Serangan Drone AS di Afghanistan Picu Kemarahan Taliban
Jun 27, 2021 15:19Serangan udara Amerika Serikat terhadap posisi Taliban di Afghanistan telah memicu kemarahan kelompok ini.