PFLP: Kemenangan Hizbullah, Buka Jalan Intifada Kedua
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i10048-pflp_kemenangan_hizbullah_buka_jalan_intifada_kedua
Para pemimpin gerakan Jihad Islam Palestina dan Front Populer Pembebasan Palestina, PFLP menegaskan bahwa kemenangan Hizbullah, Lebanon dalam menghadapi rezim Zionis Israel di tahun 2000 telah membuka Intifada Kedua Palestina (Intifada Al Aqsa).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 26, 2016 14:11 Asia/Jakarta
  • PFLP: Kemenangan Hizbullah, Buka Jalan Intifada Kedua

Para pemimpin gerakan Jihad Islam Palestina dan Front Populer Pembebasan Palestina, PFLP menegaskan bahwa kemenangan Hizbullah, Lebanon dalam menghadapi rezim Zionis Israel di tahun 2000 telah membuka Intifada Kedua Palestina (Intifada Al Aqsa).

Stasiun televisi Alalam (26/5) melaporkan, Khaled Al Batash, salah seorang pejabat senior Jihad Islam, Kamis (26/5) mengatakan, kemenangan bersejarah Hizbullah pada Mei 2000 telah mendorong dimulainya Intifada Kedua (Intifada Al Aqsa) sehingga rakyat Palestina bangkit melawan penjajahan Israel.

Sementara itu, Kayed Al Ghul, anggota Biro Politik PFLP menuturkan, Hizbullah, Lebanon dengan perlawanannya atas Zionis, membuktikan bahwa peluang untuk mengalahkan rezim penjajah itu, masih terbuka.

Salah satu anggota PFLP yang lain mengatakan, gerakan perlawanan di Palestina dan Lebanon berjuang di front yang sama melawan Israel.

Abu Mujahid, Juru Bicara resmi Komite-komite perlawanan rakyat Palestina mengungkapkan, seperti hasil yang diraih oleh Hizbullah di Lebanon yaitu keluarnya Zionis dari Selatan Lebanon, hasil yang sama juga diperolah oleh gerakan perlawanan Palestina dengan mengusir Israel dari Jalur Gaza.

Tanggal 25 Mei 2000, Zionis Israel terpaksa keluar dari wilayah Lebanon dan melepaskan sebagian besar wilayah yang didudukinya.

Pada 28 September 2000 seiring dengan masuknya Ariel Sharon, Perdana Menteri Israel kala itu ke Masjid Al Aqsa bersama sejumlah banyak tentara Israel, Intifada Kedua pun meletus.

Intifada Kedua Palestina atau Intifada batu anti-Israel, dimulai sejak Desember 1978.

Intifada baru Palestina (Intifada Al Quds) pecah sejak April 2015 dipicu kebijakan-kebijakan menindas Israel dan konspirasi mengganti identitas Baitul Maqdis serta pembagian Masjid Al Aqsa. (HS)