Pasok Peralatan Militer, AS Bangun Pangkalan Baru di Hasakah
-
Pasukan AS di Suriah
Pasukan AS kembali memasuki Suriah dengan membawa puluhan truk berisi peralatan militer dan logistik yang melanggar kedaulatan Suriah dan hukum internasional.
Kantor berita resmi Suriah Sanaa hari Jumat (27/8/2021) melaporkan bahwa konvoi pasukan AS memasuki ke daerah Tal Bidar di provinsi Hasakah untuk membangun pangkalan militer barunya.
Puluhan truk militer memasuki wilayah Suriah melalui penyeberangan ilegal Al-Waleed.
Menurut sumber Suriah, konvoi terdiri dari 50 truk yang membawa peralatan militer dan logistik.
Amerika Serikat telah berulang kali mentransfer senjata berat dan peralatan logistik ke Suriah melalui Irak.
Amerika Serikat dan sekutunya menempatkan pasukannya di Suriah secara ilegal dengan dalih memerangi kelompok teroris.
Presiden AS Donald Trump mengakui di awal masa kepresidenannya bahwa negaranya sebagai faktor utama dalam pembentukan kelompok teroris, termasuk Daesh, di Suriah.
Amerika Serikat juga memasok peralatan militer senilai miliaran dolar kepada teroris yang berbasis di Suriah dan Irak.
Pemerintah Damaskus telah berulang kali menyatakan bahwa tindakan Amerika Serikat dan sekutunya di Suriah merupakan aksi pendudukan.
Krisis di Suriah meletus sejak tahun 2011 dengan serangan besar-besaran oleh kelompok teroris yang didukung oleh Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutu mereka untuk mengubah perumbangan kekuatan regional demi mendukung rezim Zionis.(PH)