Yaman: UEA Tunggu Balasan Mematikan Kami !
-
rudal Yaman
Anggota Delegasi Juru Runding Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman mengumumkan, Uni Emirat Arab harus bersiap menunggu balasan mematikan Yaman, dan pembalasan ke sumber ancaman adalah hal yang biasa.
Abdul Malik Al Ajri, Sabtu (5/2/2022) seperti dikutip stasiun televisi Al Masirah menuturkan, pendahuluan intervensi UEA di Yaman dimulai ketika Amerika Serikat merasa yakin bahwa perang Marib sudah berakhir, dan berada pada tahap final serta determinan.
Ia menambahkan, selama UEA terus melancarkan perang terhadap Yaman, maka ia harus menanti balasan mematikan, dan berlanjutnya perang akan memakan biaya besar bagi UEA, jauh dari yang dibayangkan.
Abdul Malik Al Ajri menegaskan, "Angkatan Bersenjata Yaman hanya akan menyerang orang-orang yang telah menyerang rakyat Yaman."
Sebelumnya Sekjen Ansarullah Yaman Abdul Malik Al Houthi mengatakan, "Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel memaksa UEA untuk memulai serangan ke Yaman, dan tentu pihak yang kalah dalam perang ini adalah UEA." (HS)