Uni Global Ulama Perlawanan: Agresi ke Iran Akan Membakar Kawasan
-
Syeikh Maher Hammoud, Ketua Uni Global Ulama Perlawanan
ParsToday - Syeikh Maher Hammoud, Ketua Uni Global Ulama Perlawanan, dalam pernyataannya menegaskan bahwa setiap agresi baru terhadap Iran akan membakar seluruh kawasan.
Melaporkan dari IRNA, Senin, 16 Februari 2026, Syeikh Maher Hammoud dalam wawancara dengan jaringan Al-Nujaba mengatakan bahwa penilaian dan pandangan umum yang dominan adalah Amerika tidak akan melakukan kebodohan dengan menyerang Iran, karena rezim Israel tidak akan mampu menghadapi rudal Iran, Yaman, Irak, dan Lebanon.
Ia menambahkan bahwa Iran memiliki pengalaman luas dan besar di bidang keamanan dan militer yang melampaui pengalaman negara-negara lain.
Hammoud menyatakan bahwa pasukan militer Iran di masa lalu berhasil menembak jatuh drone Amerika yang paling canggih, sementara Amerika tidak pernah membayangkan Iran mampu melakukan tindakan tersebut.
Dengan menyatakan bahwa Iran memiliki kemajuan baik di bidang teknologi, ia menambahkan bahwa dalam Perang 12 Hari, seluruh rakyat Iran bersatu, dan solidaritas ini menjadi salah satu faktor kemenangan.
Ketua Uni Global Ulama Perlawanan menegaskan bahwa komponen terpenting kekuatan Iran adalah keberadaan pemimpin yang tak tertandingi, tulus, beriman, kuat, dan rendah hati. Musuh mengetahui bahwa pemimpin ini adalah sumber kekuatan Iran.
Hammoud menambahkan bahwa persatuan dan solidaritas nasional merupakan komponen lain dari kekuatan Iran.
Mengenai dukungan Iran terhadap bangsa Palestina, ia menyatakan bahwa Iran sejak tahun 1963, ketika Imam Khomeini memulai perjuangan anti-Zionis dan anti-angkuhnya, tidak pernah berhenti mendukung dan membantu Palestina. Menurut keyakinan mereka, dukungan ini akan terus berlanjut hingga kehancuran rezim Israel.
Hammoud menambahkan bahwa selama masa awal perjuangan Palestina, mereka tidak melihat pihak yang lebih tulus daripada Iran dalam mendukung dan menyokong perjuangan ini.
Ia menyatakan bahwa dukungan finansial, pelatihan, dan menanggung kesulitan di jalan ini hanyalah sebagian dari dukungan Iran terhadap bangsa dan perlawanan Palestina.(sl)