Basil Menentang Sikap Kemlu Lebanon tentang Perang di Ukraina
Ketua Gerakan Patriotik Bebas Lebanon menyatakan penentangannya terhadap sikap Kementerian Luar Negeri Lebanon dalam masalah invasi militer Rusia ke Ukraina.
Situs Al-Ahed hari Sabtu (26/2/20220 melaporkan, Ketua Gerakan Patriotik Bebas Lebanon, Gebran Basil dalam percakapan telepon dengan Alexander Rudakov, Duta Besar Rusia di Beirut menentang sikap kementerian luar negerinya yang mengambil sikap menentang langkah Moskow dalam perang Ukraina.
Kementerian Luar Negeri Lebanon pada hari Jumat mengeluarkan pernyataan yang mengutuk invasi militer Rusia ke Ukraina dan meminta pejabat Rusia untuk menangguhkan operasi mereka negara itu sesegera mungkin.
Sebelumnya, Amal Abu Zaid, penasihat presiden Lebano, mengatakan bahwa posisi Kementerian Luar Negeri Lebanon tidak mencerminkan posisi kolektif rakyat Lebanon tentang hubungan mendalam dengan Rusia.
Pada Kamis dini hari, 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer di wilayah Donbass di Ukraina timur, termasuk wilayah Luhansk dan Donetsk, untuk mendukung etnis Rusia di wilayah tersebut.(PH)