Qatar Tidak akan Memasok Gas Pelanggan Asia ke Eropa
Menteri Urusan Energi Qatar mengumumkan bahwa negaranya tidak akan mengirim gas yang ditujukan untuk Asia ke Eropa pada musim dingin mendatang.
Selama beberapa bulan terakhir, pasokan gas menjadi masalah serius bagi negara-negara Eropa. Eropa yang telah memberlakukan segala macam sanksi untuk menekan Rusia dalam perang Ukraina, saat ini menghadapi kekurangan bahan bakar yang parah.
Situs Al-Khalij Online hari Rabu (19/10/2022) melaporkan, Saad Bin Sharidah Al-Kaabi, Kepala Perusahaan Energi Qatar mengatakan bahwa negaranya mematuhi kewajiban dan kontraknya dengan pelanggan dan tidak memiliki rencana untuk mengirim gas dari Asia ke Eropa.
Kepala Perusahaan Energi Qatar menyatakan bahwa Perusahaan Energi Qatar berusaha menjadi perusahaan gas alam terbesar di dunia.
Qatar adalah salah satu eksportir gas alam terbesar di dunia dan memiliki kontrak jangka panjang dengan Korea Selatan, Jepang, India dan Cina.
Saat ini, negara-negara Eropa telah memberlakukan sanksi energi terhadap Moskow dengan dalih serangan Rusia ke Ukraina.
Berlanjutnya perang antara Ukraina dan Rusia dan intensifikasi sanksi ekonomi Eropa terhadap Rusia dan tidak membeli gas dan minyak dari Moskow, menimbulkan masalah kekurangan bahan bakar menjelang datangnya musim dingin di negara-negara Eropa.(PH)