Rezim Zionis Gunakan Pegasus untuk Meneror Pejuang Palestina
Sebuah surat kabar Zionis mengungkapkan Israel menggunakan alat mata-mata Pegasus untuk melacak komandan kelompok perlawanan Arin Al Aswad di Tepi Barat.
Pada Senin malam, enam warga Palestina gugur dan 20 lainnya terluka dalam serangan pasukan Zionis di kota Nablus dan salah satu desa Ramallah di Tepi Barat.
Surat kabar Zionis Yedioth Aharonoth hari Selasa (25/10/2022) melaporkan bahwa operasi Nablus, yang bertujuan untuk membunuh para komandan Arin Al Aswad dilakukan dengan bantuan alat mata-mata, termasuk perangkat lunak Pegasus.
Lebih lanjut Yedioth Ahronoth mengklaim bahwa ini bukan operasi terakhir dan akan terus berlanjut hingga penghancuran kelompok Arin Al Aswad.
Perlawanan bersenjata di Tepi Barat baru-baru ini mengalami peningkatan sejak awal pekan ini yang menyebabkan dua tentara Zionis tewas dan tiga lainnya terluka dalam baku tembak antara tentara rezim Zionis dan pejuang Palestina di Quds dan Nablus.(PH)