Suriah: Hak Kami Rebut Golan dari Tangan Zionis !
Wakil Tetap Suriah di PBB menekankan bahwa hak untuk merebut kembali Golan yang diduduki rezim Zionis sebagai hak legal negaranya.
Wilayah Golan yang merupakan bagian dari provinsi Quneitra, Suriah diduduki rezim Zionis dalam perang enam hari di tahun 1967 dan kemudian dimasukan sebagai bagian dari wilayahnya secara ilegal pada 5 Desember 1981. Tetapi masyarakat internasional tidak pernah mengakui tindakan agresi tersebut.
Pasukan rezim Zionis menggunakan wilayah ini untuk menyerang wilayah timur dan barat laut Suriah.
Menurut Kantor Berita SANA hari Sabtu, Bassam Sabbagh, Wakil Tetap Suriah untuk PBB mengatakan,"Perebutan kembali Golan adalah hak tetap dan legal yang tidak dapat ditawar dari Suriah,".
"Posisi Suriah jelas dalam masalah perlawanan terhadap agresor Zionis. Kami juga pendukung pembentukan negara Palestina yang merdeka dengan ibu kota Quds," ujar Sabbagh.
"Pasukan pendudukan Israel melakukan serangan militer berulang kali di wilayah Suriah untuk merusak kekuatan militer kami dalam perang melawan kelompok-kelompok teroris," tegasnya.
Dia menjelaskan bahwa Israel baru-baru ini secara sistematis dan sengaja melancarkan serangan terhadap pusat-pusat sipil yang mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan dan dunia.(PH)