Polisi Rezim Zionis Ketakutan Hadapi Operasi Perlawanan Palestina
Polisi Israel secara resmi meminta semua pemukim Zionis di wilayah pendudukan untuk membawa senjata bersama mereka pada hari pemilihan umum Knesset untuk mengantisipasi aksi perlawanan Palestina.
Sumber-sumber bahasa Ibrani hari Minggu (30/10/2022) melaporkan bahwa beberapa pemukim Zionis terluka dalam dua operasi perlawanan Palestina di Quds Timur dan Jericho.
Menurut Kantor Berita Safa, aparat keamanan rezim Zionis memperingatkan operasi perlawanan Palestina pada hari pemilu Knesset.
Polisi Israel, yang sangat takut dengan kemungkinan operasi syahid dalam penyelenggaraan pemilu Knesset meminta para pemukim Israel untuk membawa senjata bersama mereka.
Menurut laporan ini, sejak awal 2022, sebanyak 25 tentara dan pemukim Zionis tewas dalam operasi Palestina yang merupakan jumlah tertinggi dalam setahun sejak intifada 2015.
Selama beberapa pekan terakhir, operasi perlawanan Palestina di Tepi Barat meningkat secara signifikan.
Kota Jenin dan Nablus menjadi pusat operasi bersenjata Palestina melawan pendudukan Zionis.(PH)