Sekjen Hizbullah: Rezim Zionis Menuju Kehancuran
Sayid Hassan Nasrullah, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon menanggapi persetujuan undang-undang Pencabutan Bukti Kewajaran di Knesset, dengan menyatakan bahwa rezim Zionis ini berada di jalur menuju kehancuran.
Pada hari Senin, Knesset Zionis meninjau dan menyetujui rancangan undang-undang tentang pencabutan bukti kewajaran" dalam kerangka RUU reformasi yudisial.
Kabinet Benjamin Netanyahu mengusung undang-undang Pencabutan Bukti Kewajaran untuk memblokir pendapat Mahkamah Agung rezim Zionis mengenai persetujuan dan pengangkatannya, dan akhirnya mengesahkan undang-undang ini di Knesset.
Persetujuan undang-undang ini terjadi di saat para pengunjuk rasa RUU reformasi yudisial berdemonstrasi di jalan-jalan di sekitar Knesset.
Sayid Hassan Nasrullah dalam acara malam ketujuh bulan Muharram Senin (24/7/2023) mengatakan, "Hari ini adalah hari terburuk dalam sejarah rezim Zionis, dan ini akan menyebabkan rezim ini berada di jalur kehancuran dan pembusukan."
"Ada perang melawan keyakinan orang-orang di kawasan bahwa tentara Israel tidak akan dikalahkan dan tentara ini telah mengalahkan tentara Arab dan tidak mungkin merebut kembali tanah yang didudukinya. Tapi pada tahun 1982, ketika rezim Zionis menyerang Lebanon dan memasuki Beirut, ada satu generasi yang percaya bahwa tentara ini dapat dikalahkan," ujar Nasrullah.
"Keyakinan kami dalam perlawanan lapangan bahwa hal itu mengalahkan musuh pada tahun 1985 dan berlanjut sampai kekalahan besar pada tahun 2000, dan kesadaran di dunia Arab dan rezim Zionis tentang tak terkalahkannya tentara Zionis telah berubah," tegasnya.(PH)