Hamas: Tujuan Serangan di Tepi Barat, Mengosongkannya dari Penduduknya
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i181322-hamas_tujuan_serangan_di_tepi_barat_mengosongkannya_dari_penduduknya
Pars Today - Salah satu pemimpin senior gerakan Hamas menyinggung serangan luas yang dilakukan pasukan pendudukan terhadap warga Palestina di Tepi Barat, dan menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari kebijakan Tel Aviv untuk menakut-nakuti dan mengusir penduduk daerah itu.
(last modified 2025-11-30T06:06:22+00:00 )
Nov 30, 2025 12:55 Asia/Jakarta
  • Tentara Israel
    Tentara Israel

Pars Today - Salah satu pemimpin senior gerakan Hamas menyinggung serangan luas yang dilakukan pasukan pendudukan terhadap warga Palestina di Tepi Barat, dan menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari kebijakan Tel Aviv untuk menakut-nakuti dan mengusir penduduk daerah itu.

Menurut laporan hari Minggu (30/11/2025) IRNA mengutip kantor berita Shehab, Mahmoud Mardawi, seorang pemimpin senior gerakan Hamas mengatakan, “Serangan teroris yang terus dilakukan pemukim Zionis terhadap warga Palestina di Tepi Barat, termasuk serangan terbaru di daerah Khilail Al-Luz di Betlehem dengan tembakan peluru tajam yang melukai sejumlah warga, merupakan bagian dari kebijakan resmi pendudukan untuk menakut-nakuti warga Palestina dan mengosongkan wilayah ini dari penduduknya.”

Mardawi menegaskan bahwa serangan harian, perampasan harta benda, serta kebebasan bertindak bagi kelompok pemukim di Tepi Barat, bersamaan dengan serangan tentara pendudukan di wilayah utara Tepi Barat, menunjukkan tingkat terorisme yang dilakukan atas instruksi langsung kabinet ekstremis Israel.

Tokoh Hamas ini menambahkan, “Semakin serangan ini ditingkatkan, tidak akan membawa hasil. Kami memuji keberanian rakyat di seluruh Tepi Barat dan menyerukan keteguhan serta perlawanan terhadap kelompok kriminal ini dengan segala bentuk alat resistensi, agar pendudukan tidak dapat melaksanakan skenario mereka.”

Ia juga menyerukan kepada dunia Arab, Islam, komunitas internasional, serta para pencinta kebebasan di dunia untuk mendukung rakyat Palestina dan menekan pendudukan agar menghentikan agresi terhadap rakyat dan tanah Palestina, serta meminta pertanggungjawaban Tel Aviv atas tindakan hariannya terhadap bangsa Palestina.

Pada hari Sabtu (29/11) Hamas juga dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa peningkatan agresi tentara pendudukan, termasuk penggerebekan, penangkapan, dan pengosongan rumah di Tepi Barat serta pemberian kebebasan bertindak kepada pemukim, merupakan “kejahatan perang penuh”.

Hamas menyatakan bahwa agresi pendudukan dilakukan untuk mempercepat upaya pelaksanaan rencana aneksasi Tepi Barat, Yahudisasi, dan pengusiran paksa warga Palestina.

Gerakan ini juga menekankan, “Kami menyerukan rakyat kami di Tepi Barat untuk lebih teguh dan bersatu dalam menghadapi rencana teroris pendudukan yang menargetkan keberadaan bangsa ini di tanah air mereka.”

Hamas juga meminta komunitas internasional serta negara-negara Arab dan Islam untuk memaksa pendudukan menghentikan kejahatan, agresi pemukim, dan kebijakan perampasan tanah.(sl)