Netanyahu Berusaha Usir Zionis Keturunan Eritrea
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i152704-netanyahu_berusaha_usir_zionis_keturunan_eritrea
Menyusul demonstrasi warga Zionis keturunan Eritrea di Tel Aviv, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memasukkan kemungkinan mendeportasi mereka dari Palestina pendudukan ke dalam agenda.
(last modified 2026-02-20T14:57:18+00:00 )
Sep 03, 2023 14:06 Asia/Jakarta
  • Bentrokan Yahudi Eritrea dan polisi Zionis
    Bentrokan Yahudi Eritrea dan polisi Zionis

Menyusul demonstrasi warga Zionis keturunan Eritrea di Tel Aviv, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memasukkan kemungkinan mendeportasi mereka dari Palestina pendudukan ke dalam agenda.

Media-media Israel mengonfirmasi bentrokan antara Yahudi Eritrea yang bermukim di Palestina pendudukan dengan polisi rezim ilegal ini di Tel Aviv.

Menurut laporan Kantor Berita Palestina, SAMA, menyusul demonstrasi hari Sabtu (2/9/2023) Zionis Eritrea di Tel Aviv, Benjamin Netanyahu Minggu (3/9/2023) membentuk komite khusus untuk membahas tindakan terhadap mereka, termasuk deportasi.

Kantor Netanyahu menyatakan, komite ini juga akan mengkaji langkah-langkah seperti deportasi pencari suaka ilegal yang terlibat dalam kerusuhan terbaru.

Menteri Keamanan Internal Israel, Itamar Ben-Gvir juga meminta Netanyahu menindak demonstran Eritrea dan mengusirnya dari Palestina pendudukan.

Kanal 12 televisi Israel mengutip pejabat pengadilan rezim ini mengatakan, pengusiran Zionis Eritrea tidak mungkin, namun mereka menyarankan agar kemungkinan penangkapan administratif diselidiki.

Saluran 12 televisi rezim Zionis mengumumkan, jumlah korban luka dalam konflik antara Zionis keturunan Afrika dan tentara Israel di Tel Aviv telah mencapai 170 orang, 20 di antaranya dalam kondisi kritis.

Kesenjangan etnis, ras, bahasa dan intelektual antara Zionis di Israel semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak ahli menilai kerusuhan baru-baru ini di wilayah pendudukan dan ketidakmampuan para pemimpin rezim ini untuk membentuk kabinet yang stabil guna menenangkan situasi sebagai awal dari pembubaran rezim ini. (MF)