Hizbullah: Pembunuhan Warga Sipil oleh Zionis Tidak akan Dibiarkan!
Menanggapi gugurnya seorang jurnalis akibat serangan rezim Zionis di wilayah selatan Lebanon, Hizbullah menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Militer Lebanon Jumat (20/10/2023) pagi mengumumkan bahwa seorang anggota tim media gugur alam serangan Zionis di Lebanon selatan.
Sumber berita Lebanon Kamis malam melaporkan enam jurnalis, yang identitasnya masih belum diketahui, bersama dengan tiga warga Lebanon, dikepung oleh pasukan Zionis di dekat daerah Tala Al-Abad di sekitar kota Houla.
Menurut data statistik Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ), sejak awal serangan rezim Zionis di Gaza sebanyak 15 jurnalis gugur dan hampir setengah dari jurnalis yang terbunuh saat mencoba mendokumentasikan bencana kemanusiaan di Palestina adalah fotografer atau videografer.
Menurut jaringan al-Mayadeen, Hizbullah Lebanon mengutuk kejahatan baru yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap jurnalis pada hari Jumat.
Hizbullah Lebanon menilai agresi ini merupakan kelanjutan dari kejahatan rezim Zionis terhadap jurnalis, dan awak media di Lebanon dan Palestina yang diciptakan dengan tujuan mencegah penyebaran kebenaran ke seluruh penjuru dunia.
Hizbullah Lebanon meminta semua institusi media, serikat pekerja dan asosiasi profesional dan kemanusiaan untuk mengutuk kejahatan ini.(PH)