Hizbullah Bombardir Markas Intelijen Militer Israel
Pasukan Hizbullah Lebanon menyerang markas intelijen militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan dengan puluhan roket.
Media Israel melaporkan bahwa sirene peringatan bahaya meraung-raung di puluhan daerah permukiman Zionis setelah roket-roket Hizbullah Lebanon membombardir wilayah pendudukan yang berada dekat perbatasan Lebanon.
Pasukan Hizbullah Lebanon Sabtu pagi menyerang markas intelijen Miron di utara Palestina dengan menembakkan sekitar 30 hingga 40 roket.
Menurut laporan media Israel, setelah serangan ini, tentara rezim ini menutup 12 persimpangan dan jalan di wilayah utara Palestina, dan tentara Zionis juga menargetkan wilayah selatan Lebanon dengan serangan artileri sebagai tanggapan atas serangan ini.
Beberapa saat kemudian, Perlawanan Islam Hizbullah Lebanon dalam sebuah pernyataan mengungkapkan,"Sebagai tanggapan awal atas pembunuhan syahid Saleh al-Arouri, Wakil Kepala Biro Politik Hamas dan rekan-rekannya, yang gugur akibat serangan rezim Zionis, pangkalan intelijen Miron di utara wilayah pendudukan, menajdi salah satu dari dua pangkalan intelijen utama rezim Zionis diserang dengan 62 roket,".
"Pangkalan militer ini terletak di puncak Gunung Al-Jarmaq, gunung tertinggi di wilayah pendudukan, merupakan pusat kendali dan pengawasan utama tentara Israel dan satu-satunya pusat kendali udara di wilayah utara dan salah satu dari dua basis utama rezim Zionis," kata Hibzullah Lebanon dalam pernyataan hari ini.
Hizbullah menegaskan akan terus melancarkan serangan terhadap rezim Israel di wilayah utara pendudukan selama agresi Israel terhadap rakyat Gaza masih terus berlanjut.(PH)