Delegasi Perunding Yaman Ungkap Upaya PBB Mengejar Tujuan AS
Anggota delegasi perunding Yaman mengungkap intervensi Amerika Serikat dalam perundingan damai di Kuwait.
Hamza al-Houthi dalam wawancara di Kuwait baru-baru ini mengatakan, selama perundingan damai Yaman di Kuwait, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan AS melangkah dalam kerangka tujuan-tujuan Arab Saudi. Demikian dilaporkan jaringan televisi al-Masirah, Jumat (19/8/2016).
Ia menambahkan, Duta Besar AS telah berulang kali menggunakan kekuatan ekonomi untuk menekan delegasi perunding Yaman.
Hamza lebih lanjut menyinggung langkah-langkah perwakilan Arab Saudi dalam perundingan di Kuwait.
Ia mengatakan, pihak yang berseberangan dalam negosiasi damai Kuwait adalah wakil-wakil para agresor dan mereka hanya puas jika rakyat Yaman menyerah.
Anggota Dewan Politik Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah, itu menjelaskan, setelah berlalunya 1,5 tahun dari agresi militer ke Yaman dan penyelenggaraan berbagai perundingan serta para agresor menciptakan hambatan untuk menyelesaikan krisis, maka kekuatan nasional Yaman sampai pada kesimpulan bahwa tindakan praktis harus segera diambil untuk menindak para agresor.
Delegasi Ansarullah dan Kongres Rakyat atau dikenal dengan Delegasi Nasional Yaman serta delegasi yang berafiliasi dengan Abd-Rabbuh Mansur Hadi, Presiden Yaman yang telah mengundurkan diri yang dikenal dengan delegasi Riyadh telah memulai perundingan sejak bulan April 2016 untuk mengakhiri krisis Yaman.
Negosiasi damai tersebut berlangsung dengan mediasi Ismail Ould Cheikh Ahmed, Utusan Khusus PBB untuk Yaman. (RA)