Trump kembali Mengklaim: Amerika Siap Berunding dengan Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i184494-trump_kembali_mengklaim_amerika_siap_berunding_dengan_iran
Pars Today – Presiden Amerika Serikat kembali melontarkan klaim ilusifnya terkait pengakhiran perang, dengan menyatakan bahwa Washington siap berdialog dengan Iran.
(last modified 2026-01-22T12:44:42+00:00 )
Jan 22, 2026 19:43 Asia/Jakarta
  • Presiden AS, Donald Trump
    Presiden AS, Donald Trump

Pars Today – Presiden Amerika Serikat kembali melontarkan klaim ilusifnya terkait pengakhiran perang, dengan menyatakan bahwa Washington siap berdialog dengan Iran.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita Mehr, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, tanpa menyinggung agresi rezim Zionis di kawasan, mengklaim: “Kami telah mengakhiri delapan perang di dunia. Saat ini perdamaian telah terwujud di Asia Barat (Timur Tengah); sebuah perdamaian yang tidak pernah dibayangkan oleh siapa pun.” Presiden Amerika Serikat itu kembali mengulangi pernyataan tidak berdasarnya terhadap Iran dengan mengatakan: “Kami telah menghancurkan kemampuan nuklir Iran.”

 

Trump juga mengklaim bahwa Iran menginginkan dialog dan Amerika Serikat siap untuk itu. Padahal, Teheran selama ini selalu menekankan komitmennya pada jalur-jalur diplomatik, sementara agresi militer terbaru Amerika Serikat terhadap Iran terjadi justru ketika Teheran sedang menjalankan proses perundingan.

 

Dimulainya Operasi Relokasi 150 anggota ISIS dari Suriah ke Irak oleh AS

 

Berita lainnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan dimulainya misi baru untuk memindahkan 150 tahanan ISIS dari wilayah timur laut Suriah ke Irak. Komando Amerika tersebut mengklaim bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan para teroris itu ditahan di pusat-pusat penahanan yang aman.

 

CENTCOM melaporkan bahwa misi ini dimulai dengan pemindahan 150 anggota ISIS yang sebelumnya ditahan di sebuah penjara di Hasakah, Suriah timur, ke lokasi yang aman di Irak. Komando Amerika itu juga memperkirakan bahwa hingga 7.000 anggota ISIS kemungkinan akan dipindahkan dari Suriah ke fasilitas-fasilitas yang berada di bawah kendali Irak.

 

Konsultasi komandan CENTCOM dengan Julani terkait kepatuhan terhadap gencatan senjata dengan SDF

 

Dalam berita lainnya disebutkan bahwa Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), dalam sebuah pernyataan, mengumumkan bahwa Jenderal Brad Cooper, komandan lembaga tersebut, telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Jolani mengenai pentingnya komitmen pasukan di bawah komandonya terhadap kesepakatan gencatan senjata dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF/QSD).

 

Pada saat yang sama, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan juga melakukan pembicaraan telepon terkait perkembangan di Suriah. Kontak ini berlangsung setelah bentrokan beberapa hari terakhir antara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan pasukan tentara pemerintahan Jolani di Suriah, yang terjadi di Provinsi Aleppo, kemudian meluas ke provinsi Hasakah dan Deir ez-Zor.

 

SDF juga mengancam pasukan pemerintahan Jolani di Suriah—yang menurut mereka mendapat dukungan dari Turki—bahwa wilayah Kurdistan Suriah akan diubah menjadi “penjara” bagi pasukan tersebut. (MF)