Faksi Palestina: Putus Hubungan dengan Israel!
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i185938-faksi_palestina_putus_hubungan_dengan_israel!
ParsToday – Faksi-faksi Palestina dan komite perlawanan mengecam pernyataan Duta Besar AS di Tel Aviv tentang klaim hak rezim Zionis atas wilayah "dari Efrat hingga Nil". Mereka mendesak pemutusan hubungan negara-negara Arab dengan Israel.
(last modified 2026-02-23T04:05:55+00:00 )
Feb 23, 2026 11:03 Asia/Jakarta
  • Mike Huckabee, Dubes AS di Wilayah Pendudukan Palestina
    Mike Huckabee, Dubes AS di Wilayah Pendudukan Palestina

ParsToday – Faksi-faksi Palestina dan komite perlawanan mengecam pernyataan Duta Besar AS di Tel Aviv tentang klaim hak rezim Zionis atas wilayah "dari Efrat hingga Nil". Mereka mendesak pemutusan hubungan negara-negara Arab dengan Israel.

Melaporkan dari Palestine Al-Youm, Senin, 23 Februari 2026, Gerakan Ahrar Palestina dan Komite Perlawanan Palestina mengeluarkan pernyataan terpisah. Mereka mengecam keras pernyataan Mike Huckabee, Dubes AS di Wilayah Pendudukan Palestina, tentang klaim hak rezim Zionis atas wilayah "dari Efrat hingga Nil".

Gerakan Ahrar Palestina menyatakan pernyataan ini mencerminkan penerimaan penuh atas kebijakan ekspansionis dan agresif rezim Zionis. Ini juga dianggap ancaman langsung terhadap negara-negara Arab dan hak bangsa menentukan nasib sendiri. Gerakan ini menyeru negara-negara Arab memutus hubungan dengan Israel dan menghentikan proses normalisasi. Mereka juga meminta PBB mengutuk pernyataan tersebut.

Komite Tindak Lanjut Gerakan Nasional dan Islam Palestina menyebut pernyataan Huckabee sebagai puncak ekstremisme agama. Mereka menegaskan pernyataan ini mengancam keamanan dan stabilitas kawasan serta bertentangan dengan hukum internasional dan Piagam PBB.

Komite Perlawanan Palestina dalam pernyataannya mengatakan pernyataan Huckabee memberi legitimasi pada agresi dan kejahatan terhadap bangsa Arab dan Islam. Ini sejalan dengan proyek yang disebut "Israel Raya". Komite ini menambahkan bahwa merujuk pada teks Talmud sebagai landasan pemikiran ekstremis bagi kelompok pendukung pendekatan ini, menjustifikasi tujuan ekspansionis rezim Zionis.

Huckabee sebelumnya mengklaim rezim Zionis memiliki "hak agama" untuk menguasai seluruh atau sebagian besar Asia Barat. Ia mengutip ayat Taurat yang menjanjikan tanah antara Sungai Efrat di Irak dan Sungai Nil di Mesir kepada keturunan Ibrahim. Wilayah ini secara geografis mencakup Lebanon, Suriah, Yordania, dan sebagian Arab Saudi.

Negara-negara Islam, Arab, dan Otoritas Palestina dalam pernyataan terpisah mengecam pernyataan Huckabee. Dewan Kerja Sama Teluk dan Organisasi Kerja Sama Islam juga mengutuk pernyataan Dubes AS di Tel Aviv dan menyerukan aksi bersama negara-negara Arab dan Islam.(sl)