Al-Nujaba: AS Menutupi Kegagalan dengan Pernyataan Palsu
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i186348-al_nujaba_as_menutupi_kegagalan_dengan_pernyataan_palsu
Pars Today – Sekretaris Jenderal Gerakan Al-Nujaba Irak menegaskan bahwa pejabat Amerika Serikat berusaha menutupi kegagalan mereka dengan pernyataan palsu tentang kemenangan di kawasan.
(last modified 2026-03-08T02:07:25+00:00 )
Mar 08, 2026 08:44 Asia/Jakarta
  • Sheikh Akram al-Kaabi, Sekretaris Jenderal Gerakan Al-Nujaba Irak
    Sheikh Akram al-Kaabi, Sekretaris Jenderal Gerakan Al-Nujaba Irak

Pars Today – Sekretaris Jenderal Gerakan Al-Nujaba Irak menegaskan bahwa pejabat Amerika Serikat berusaha menutupi kegagalan mereka dengan pernyataan palsu tentang kemenangan di kawasan.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Sheikh Akram al-Kaabi, Sekretaris Jenderal Gerakan Al-Nujaba Irak, mengatakan: “Orang Amerika berusaha menutupi kegagalan mereka dengan kebohongan yang terang-terangan. Pernyataan bodoh mereka tentang kemenangan terjadi sementara puluhan anak-anak dibunuh oleh mereka setiap hari.”

Al-Kaabi kemudian meminta media untuk tidak tertipu oleh tipu daya dan kebohongan para pembohong jahat dan musuh perdamaian, dan untuk meliput kemenangan Front Kebenaran yang disensor oleh media Arab dan Barat. Ia menganggap keberadaan perlawanan Islam di Irak sebagai hak yang sah dan sebenarnya merupakan tugas agama, moral, dan nasional.

Ia mengatakan: “Negara kita diduduki, langitnya dikendalikan oleh pesawat tempur dan drone pengintai Amerika, pasukan militer agresor, termasuk unit rahasia Mossad, menduduki tanahnya, sumber daya ekonomi dan minyaknya dijarah, dan situasinya telah mencapai titik di mana seorang penjahat gila seperti Trump ikut campur dalam penunjukan para pemimpin negara.”

Di akhir pidatonya, ia menambahkan: “Kami menasihati para penjilat yang condong ke Amerika untuk berhenti menjilat demi mendapatkan persetujuan musuh, karena seperti beberapa kelompok Kurdi separatis, Anda hanya akan digunakan sebagai kayu bakar untuk mewujudkan ambisi mereka dan kemudian ditinggalkan.”(sl)