Tututan Dipenuhi, Bilal Kayed Akhiri Mogok Makan
Bilal Kayed, seorang tahanan Palestina yang menjalani penahanan administratif (penahanan tanpa dakwaan atau pengadilan) di penjara rezim Zionis Israel mengakhiri mogok makan setelah tuntutannya dipenuhi.
Seperti dilaporkan AFP, Suha Kayed, saudari Bilal Kayed mengatakan, Bilal telah mengakhiri mogok makan selama 70 hari di penjara Israel setelah pejabat rezim Zionis tidak memperpanjang masa penahanannya saat ini selama enam bulan.
Bilal Kayed akan dibebaskan pada tanggal 12 Desember 2016. Ia seharusnya dibebaskan pada tanggal 13 Juni 2016, namun rezim Zionis memperpanjang penahanan administratifnya selama enam bulan dengan alasan palsu.
Menurut lembaga-lembaga urusan tahanan Palestina, saat ini lebih dari 7.000 warga Palestina ditahan di berbagai penjara rezim Zionis, di mana sekitar 700 dari mereka berada dalam penahanan administratif. (RA)