Eskalasi Israel di Suriah: Pasukan Darat Masuk Daraa, Tiga Pelanggaran Baru
-
Tentara Israel
Pars Today - Media Suriah melaporkan kelanjutan serangan dan pelanggaran rezim Zionis di wilayah-wilayah di pedalaman Suriah.
Melaporkan IRNA dari Arab Journal, Senin, 24 Agustus 2026, media Suriah pada Senin (24/8) dini hari melaporkan masuknya pasukan infanteri rezim Zionis yang didukung enam kendaraan militer ke desa Ma'ariya di pinggiran barat Daraa di selatan negara itu.
Sumber-sumber ini mengatakan bahwa pergerakan terbaru rezim Israel ini terjadi dalam kerangka ketegangan yang berkelanjutan dan peningkatan cepat di sepanjang perbatasan dan daerah pedesaan Suriah selatan, yang telah menimbulkan kekhawatiran luas di kalangan penduduk setempat tentang kemungkinan operasi militer lebih lanjut di wilayah tersebut.
Sejak jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad di Suriah pada Desember 2024, rezim Zionis, dengan memanfaatkan kekosongan keamanan di negara itu, telah mengebom instalasi pertahanan berat dan pesawat tempur Suriah, dan bergerak maju ke wilayah Quneitra di selatan.
Israel juga telah menduduki bagian-bagian di Suriah selatan, termasuk ketinggian strategis Jabal al-Shaykh.
Setelah provinsi selatan Quneitra, provinsi Daraa menempati peringkat kedua dengan 33 pelanggaran wilayah, dengan perbedaan bahwa pelanggaran di provinsi ini memiliki sifat yang lebih berbahaya, termasuk serangan artileri, infiltrasi darat, dan penerbangan intensif pesawat tempur. Pelanggaran kedaulatan di wilayah pinggiran Damaskus dan Suwayda sebagian besar berfokus pada penerbangan pesawat agresor.
"Media Suriah melaporkan bahwa pasukan infanteri Israel, didukung kendaraan lapis baja, memasuki desa Ma'ariya di pinggiran barat Daraa, Suriah selatan. Ini adalah bagian dari eskalasi yang lebih luas di Suriah selatan sejak jatuhnya Assad."(Sail)