Assad: Suriah Komitmen dengan Gencatan Senjata
Presiden Suriah menekankan komitmen pemerintah Damaskus terhadap gencatan senjata di negara ini.
Bashar al-Assad menegaskan hal itu dalam wawancara dengan jaringan ARD Jerman, Selasa (1/3/2016).
"Meski pemerintah Suriah komitmen dengan gencatan senjata, namun para teroris telah melanggarnya sejak jam-jam awal dimulainya kesepakatan ini," kata Assad seperti dilansir SANA.
Ia menambahkan, militer Suriah menahan diri untuk merespon pelanggaran gencatan senjata hingga tercipta peluang untuk menjaga kesepakatan ini, namun pemerintah Damaskus sampai batas waktu tertentu dapat komitmen terhadap proses ini.
Assad lebih lanjut menggambarkan kondisi warga Suriah sebagai sebuah tragedi. Ia membantah klaim bahwa pasukan Suriah menghalangi akses warga ke wilayah yang telah dibebaskan dari pendudukan teroris.
Pekan lalu, Rusia dan Amerika Serikat sepakat untuk menggelar gencatan senjata di Suriah yang dimulai pada Sabtu malam. Kesepakatan ini tidak meliputi kelompok-kelompok teroris seperti ISIS dan Front al-Nusra.
Menurut Staffan de Mistura, Utusan Khusus PBB untuk Suriah, jika semua pihak komitmen dengan gencatan senjata, maka perundingan damai Suriah akan dilanjutkan pada tanggal 7 Maret. (RA)