Organisasi HAM Israel Akui Kondisi Buruk di Gaza
Sebuah organisasi Hak Asasi Manusia Israel mengakui bahwa rezim Zionis kian hari memperburuk situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.
Menurut kantor berita Palestina, Sama, Gisha, sebuah organiasai HAM Israel dalam laporannya menyebutkan, para pasien di Gaza memerlukan untuk dipindah ke rumah sakit-rumah sakit lainnya disebabkan kurangnya obat-obatan dan perlengkapan medis di wilayah ini. Namun Israel menghalangi mereka keluar dari Gaza dengan menutup penyeberangan-penyeberangan dengan alasan keamanan yang tidak dibenarkan.
Berdasarkan laporan tersebut, para pengusaha, pedagang dan pelaku industri di Gaza juga tidak bisa melakukan aktivitasnya dengan bebas disebabkan penutupan perbatasan. Oleh karena itu, kondisi ekonomi Gaza kian hari memburuk dan situasi ini mengganggu mata pencaharian ratusan ribu keluarga di wilayah yang diblokade Israel sejak tahun 2007 hingga sekarang.
Sejak Januari 2006 menyusul kemenangan Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) dalam pemilu majelis, Israel memblokade darat, laut dan udara Gaza dan tidak peduli dengan rekomendasi internasional. (RA)