Daesh Gunakan Warga Mosul untuk Memata-Matai Militer Irak
-
Daesh
Kelompok teroris Takfiri Daesh di kota Mosul barat yang telah dikepung oleh pasukan negara itu, akan memberikan makanan kepada masyarakat yang memberikan informasi tentang perkembangan di pihak militer Irak.
Fars News melaporkan, kelompok teroris Takfiri Daesh menggunakan trik baru untuk menebus kekalahan beruntun mereka di Mosul dan memanfaatkan menipisnya suplai makanan dan bakar di kota itu dengan menjanjikan makanan dan bahan bakar kepada warga yang memberikan informasi soal perkembangan di pihak militer Irak.
Akibat krisis makanan, para pedagang makanan menjual bahan pangan dengan harga melambung dan Daesh memanfaatkan kondisi tersebut untuk mendorong warga setempat menjadi mata-mata Daesh.
Berdasarkan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, separuh dari toko-toko makanan dan buah-buahan di Mosul Barat telah ditutup serta bahan-bahan pokok seperti beras, tepung, kacang-kacangan, susu kering dan gula nyaris sulit ditemukan.
Berdasarkan data PBB, antara 750 hingga 800 ribu warga sipil berada di wilayah tersebut.
Mosul adalah kota terbesar kedua Irak yang jatuh ke tangan Daesh pada awal-awal operasi kelompok teroris tersebut.
Operasi pembebasan Mosul dimulai sejak 17 Oktober 2016 dan hingga kini pasukan Irak telah membebaskan banyak wilayah Nainawa dan Mosul timur dari pendudukan Daesh.(MZ)