Relokasi Kedubes AS ke Qods, Langkah Berbahaya
-
Qods
Mantan menteri luar negeri Lebanon, Adnan Mansour menyatakan, program Presiden AS Donald Trump untuk merelokasi kedutaan besar negara itu dari Tel Avivi menuju Qods adalah langkah yang berbahaya dan provokatif.
Adnan Mansour dalam wawancaranya dengan Fars News berbicara soal keputusan pemerintah baru Amerika Serikat untuk merelokasi kedutaan besar negara ini dari Tel Aviv ke Qods dan menekankan, Qods memiliki posisi istimewa di negara-negara Arab dan berdasarkan kesepakatan Oslo, tidak boleh ada negara yang merelokasi kedutaan besarnya ke Qods.
Mantan menlu Lebanon ini menjelaskan bahwa Qods Timur sesuai kesepakatan Oslo harus menjadi ibukota Palestina dan menjelaskan bahwa dampak dari relokasi Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Qods itu tidak dapat terbanyangkan.
Donald Trump berulangkali menyatakan bahwa dalam rangka mendukung rezim Zionis, Kedutaan Besar Amerika Serikat akan direlokasi dari Tel Aviv menuju timur Qods.
Setelah dimulainya masa kerja Donald Trump, rezim Zionis Israel meningkatkan politik rasismenya terhadap bangs Palestina dan mengatakan bahwa politik paling kontroversial adalah keputusan parlemen Israel dua pekan lalu untuk memasukkan wilayah Palestina pendudukan ke dalam undang-undang Tel Aviv.(MZ)