PM Irak Tuntut Penarikan Mundur Pasukan Turki
-
Haider al-Abadi
Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi kembali menuntut penarikan mundur militer Turki dari Irak.
Kantor berita Baratsa melaporkan, al-Abadi dalam kontak via telepon dengan Binali Yildirim, Perdana Menteri TUrki, menyinggung pembebasan segera Nainawa dan Mosul dari tangan kelompok teroris Takfiri Daesh, menuntut penarikan mundur militer Turki dari wilayah Irak.
Perdana Menteri Irak dalam percakapan telepon itu juga membahas mekanisme pengokohan hubungan bilateral kedua negara, pemberantasan Daesh, berbagia kemenangan terbaru [militer Irak] dan isu-isu regional.
Ditambahkannya, “Penarikan mundur militer Turki sangat penting karena menyangkut kedaulatan dan integritas Irak.”
Di lain pihak, Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim seraya mengucapkan selamat atas keberhasilan pasukan Irak melawan Daesh dan semakin dekatnya pembebasan penuh seluruh wilayah Nainawa, juga menekankan pentingnya penyaluran bantuan kepada para pengungsi Irak.
Sebelumnya, al-Abadi dalam pertemuan dengan Sekjen Liga Arab, Ahmed Abulgheit juga menekankan pentingnya dialog soal isu regional, mekanisme pemberantasan terorisme dan KTT mendatang LIga Arab, serta urgensi langkah terpadu dalam politik anti-terorisme.
Perdana Menteri Irak juga berharap KTT mendatang Liga Arab mampu membuahkan hasil nyata dalam program pemberantasan terorisme.
Sementara itu, Sekjen Liga Arab mengucapkan selamat atas kemenangan terbaru pemerintah Irak dalam menghadapi kelompok teroris Daesh serta menekankan perwujudan sebuah mekanisme anti-Daesh di semua negara kawasan.(MZ)