PM Irak: Daesh Akan Diakhiri di Irak Dalam Waktu Singkat
-
Haider al-Abadi
Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi menyatakan, "Kekalahan Daesh itu sudah pasti dan Irak akan mengakhirinya dalam waktu sangat singkat serta akan menang di hadapan para teroris."
Haider al-Abadi kepada Fox News mengatakan bahwa Irak mampu mengalahkan Daesh namun kelompok teror ini akan terus ada sampai berhasil diberantas di Suriah dan di tempat lain di Timur Tengah.
“Sebagai organisasi teroris, mereka akan mencoba. Jadi disiitulah kita perlu upaya pihak lain. Mengusir mereka keluar dari Suriah dan tempat-tempat lain,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim Jaafari mengatakan, jika budaya pembantaian Daesh tidak dicegah dan dilawan, serta ideologi terorisme mereka tidak dicerabut, maka faktor-faktor utama terorisme akan tetap menjadi ancaman faktual dunia.
Rezim Saudi dikenal sebagai pengayom dan pendukung Wahabisme yang menjadi landasan ideologi negara itu. Paham esktrim Wahabisme juga menjadi sumber takfirisme yang menjadi landasan perilaku kelompok-kelompok teroris Takfiri seperti Daesh.
Selain itu, Arab Saudi bersama sejumlah negara regional juga merupakan pendukung utama aktivitas kelompok-kelompok teroris dan militan di kawasan khususnya di Irak dan Suriah. Mayoritas teroris yang beraktivitas di kedua negara tersebut adalah warga asing dan umumnya berkewarganegaraan Saudi.
PBB mengatakan 400.000 orang "terjebak" di Mosul di antara pasukan Irak dan Daesh yang sedang bertempur.(MZ)