Pendekatan Keamanan dan Penumpasan di Qatif, Arab Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i35362-pendekatan_keamanan_dan_penumpasan_di_qatif_arab_saudi
Dalam serangan pasukan keamanan rezim Al Saud ke daerah Syiah al-Awamiyah di provinsi Qatif, dua orang pemuda tewas dan sedikitnya 4 orang cedera.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Apr 01, 2017 19:00 Asia/Jakarta
  • Polisi Arab Saudi
    Polisi Arab Saudi

Dalam serangan pasukan keamanan rezim Al Saud ke daerah Syiah al-Awamiyah di provinsi Qatif, dua orang pemuda tewas dan sedikitnya 4 orang cedera.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dalam pernyataannya mengklaim bahwa serangan ini bertujuan menciptakan keamanan dan stabilitas di daerah ini. Karena para pemuda di daerah al-Awamiyah tengah menyusun rencana untuk menciptakan kekacauan dan aksi-aksi anti Al Saud.

Kawasan timur Arab Saudi termasuk provinsi Qatif sangat penting bagi pemerintah pusat Arab Saudi karena dua alasan, komposisi penduduk dan sumber ekonomi.

Komposisi penduduk daerah ini mayoritas bermazhab Syiah. Sekalipun warga Syiah Saudi juga berada di kota-kota lain seperti Madinah dan Najran, tapi kawasan timur negara ini lebih dikenal dengan penduduknya yang mayoritas Syiah. Kebijakan pemerintah pusat Arab Saudi membuat sampai saat ini belum ada data statistik yang detil mengenai populasi Syiah di negara ini. Tapi setidaknya 10 persen dari jumlah populasi negara ini adalah warga Syiah dan mayoritas tinggal di kawasan timur Arab Saudi.

Dari sisi ekonomi, kawasan timur Arab Saudi sangat penting bagi pemerintah pusat. Karena kebanyakan sumber minyak yang membentuk 90 persen pendapatan negara berasal dari kawasan timur negara ini. Dengan demikian, komposisi penduduk dan sumber minyak menyebabkan pemerintah pusat sangat memperhatikan kawasan timur ini. Sekalipun demikian, perhatian ini dilakukan dengan pendekatan keamanan. Karena selama ini penguasa Arab Saudi melihat mereka sebagai warga kelas dua.

Selain itu, rezim Al Saud yang tidak bisa memisahkan kekuasaannya dengan ajaran Wahabi membuat pemerintah melihat warga Syiah sebagai ancaman. Untuk itu diterapkan kebijakan diskriminatif terhadap warga Syiah secara masif dan sistematik. Sejatinya, inilah faktor utama terbentuknya aksi-aksi demo menentang pemerintah di kawasan timur negara ini.

Kemendagri Arab Saudi menyebut sebab dari serangan pasukan keamanan ke daerah al-Awamiyah di Qatif untuk menciptakan ketenangan dan keamanan, padahal penyebab utama daerah ini tidak aman adalah kebijakan penumpasan dan kekerasan yang diterapkan pemerintah pusat.

Sekaitan dengan hal ini, sumber-sumber media oposisi pemerintah pada 28 Maret 2017, empat hari sebelumnya, mempublikasikan video penembakan pasukan Al Saud saat menyerang tanah pertanian al-Ramis di al-Awamiyah yang menyebabkan dua orang tewas yang berasal dari keluarga Sheikh Nimr Baqir al-Nimr, ulama Arab Saudi dan lima orang cedera, termasuk Muhammad Abdullah al-Nimr, anak ulama Saudi ini. Sementara dalam serangan pasukan Arab Saudi Jumat kemarin (31/3) ke al-Awamiyah, seorang pemuda yang tewas berasal dari keluarga Sheikh Nimr Baqir al-Nimr.

Penguasa Arab Saudi berharap tidak ada lagi aksi demo anti pemerintah di daerah ini, sekalipun pada saat yang sama tetap melakukan aksi kekerasan di daerah Qatif.