Media Saudi Kecam Emir Qatar Karena Telepon Presiden Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i38390-media_saudi_kecam_emir_qatar_karena_telepon_presiden_iran
Gelombang serangan media Arab Saudi atas Qatar terus berlanjut. Stasiun televisi Saudi, Al Arabiya mengecam keras Emir Qatar karena telah melakukan kontak telepon dengan Presiden Iran.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
May 28, 2017 09:23 Asia/Jakarta
  • Emir Qatar dan Presiden Iran
    Emir Qatar dan Presiden Iran

Gelombang serangan media Arab Saudi atas Qatar terus berlanjut. Stasiun televisi Saudi, Al Arabiya mengecam keras Emir Qatar karena telah melakukan kontak telepon dengan Presiden Iran.

Pasca kunjungan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat ke Arab Saudi dan penandatanganan kontrak penjualan senjata kedua negara serta pidato Trump di konferensi Riyadh, perseteruan Qatar dan Saudi semakin terbuka.

Stasiun televisi Al Arabiya (28/5) mengumumkan, dengan menutup mata atas nasib bersama negara-negara Arab pesisir Teluk Persia, Qatar menyampaikan selamat dalam ucapan diplomatik normal atas terpilihnya kembali Hassan Rouhani sebagai Presiden Iran. Qatar bahkan menginginkan penguatan hubungan Doha-Tehran lebih dari sebelumnya.

TV Al Arabiya juga menyinggung pidato Emir Qatar di sidang Majelis Umum PBB terkait pentingnya kerja sama dengan Iran. Menurut televisi Saudi itu, Qatar pada tahun 2006 memberikan suara menguntungkan Iran pada resolusi Dewan Keamanan PBB terkait program nuklir Tehran.

Dalam laporan yang lain, Al Arabiya menunjukkan kemarahan Arab Saudi atas Qatar dan itu berkaitan dengan paham Wahabisme.

Mufti Agung, Ketua Majlis Konsultasi dan Menteri Agama Saudi dalam pernyataannya membantah hubungan darah antara keluarga kerajaan Qatar dengan pencetus ideologi Wahabi, Muhammad bin Abdul Wahab dan menganggap klaim mereka salah dan tidak berdasar.

Hamad bin Khalifa Al Thani, mantan Emir Qatar beberapa tahun yang lalu dalam wawancara dengan Muamar Gaddafi, mantan Presiden Libya yang rekamannya dipublikasikan di media, mengklaim bahwa kakek ke-16-nya adalah Muhammad bin Abdul Wahab. (HS)