Hamas Puji Kemenangan Tahanan Palestina
-
Logo Hamas
Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) mengatakan, pemenuhan tuntutan para tahanan Palestina yang mogok makan merupakan kemenangan kebenaran atas kebatilan.
Seperti dilansir situs Resala, Fawzi Barhoum, juru bicara Hamas dalam sebuah pernyataan menegaskan, "persatuan, kesabaran dan stabilitas," menjadikan hal-hal yang tidak mungkin menjadi mungkin dan pada akhirnya mencapai kemenangan dalam mengahadapi rezim penjajah al-Quds.
Ia menambahkan, para tahanan Palestina yang mogok makan dengan perlawanan berani mereka telah memaksa musuh untuk bertekuk lutut dan menyerah kepada syarat keadilan dan hak-hak legal mereka.
"Masalah tahanan Palestina akan tetap menjadi prioritas Hamas hingga pembebasan mereka dan kembali ke keluarganya," tegas pernyataan tersebut.
Pada Sabtu, tahanan Palestina menghentikan mogok makan yang telah mereka jalani selama 40 hari. Keputusan itu diambil setelah kesepakatan dengan komite mogok makan yang dipimpin oleh Marwan Barghouti tentang tuntutan para tahanan dan pasca perundingan 20 jam di penjara Ashkelon.
Sekitar 1.700 tahanan Palestina mulai mogok makan pada Senin, 17 April bertepatan dengan Hari Tahanan Palestina untuk memprotes kondisi buruk di penjara dan berbagai pembatasan ketat lainnya.
Aksi yang dilakukan dengan slogan "Kebebasan dan Martabat" itu adalah bentuk protes terhadap kebijakan dan perilaku rasis rezim Zionis terhadap tahanan.
Sekitar 6.500 tahanan Palestina saat ini mendekam di berbagai penjara Israel dalam kondisi memprihatinkan. 62 orang dari mereka adalah perempuan dan 300 lainnya anak di bawah umur. (RA)