Jihad Islam Palestina Tegaskan Kelanjutan Intifada dan Perjuangan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i39614-jihad_islam_palestina_tegaskan_kelanjutan_intifada_dan_perjuangan
Menyusul gugur syahidnya empat pemuda Palestina di tangan aparat keamanan rezim Zionis Israel, Gerakan Jihad Islam Palestina menegaskan bahwa intifada anti-rezim ini berlanjut dan rakyat Palestina tidak akan pernah menyerah
(last modified 2025-11-30T09:45:39+00:00 )
Jun 17, 2017 11:18 Asia/Jakarta
  • Logo Jihad Islam Palestina.
    Logo Jihad Islam Palestina.

Menyusul gugur syahidnya empat pemuda Palestina di tangan aparat keamanan rezim Zionis Israel, Gerakan Jihad Islam Palestina menegaskan bahwa intifada anti-rezim ini berlanjut dan rakyat Palestina tidak akan pernah menyerah

Seperti dilansir situs Palestine al-Yawm,  Daoud Shahab, pejabat kantor penerangan Jihad Islam Palestina pada Jumat (16/6/2017) malam mengatakan, darah syuhada di pintu-pintu Masjid al-Aqsa adalah pesan jelas bahwa intifada anti-rezim Zionis berlanjut dan rakyat Palestina tidak akan menyerah, bahkan mereka mengejar cita-citanya dengan tekad dan keinginan kuat.

Ia menambahkan, darah syuhada Palestina tidak sia-sia dan para pejuang Palestina akan menuntut balas atas darah-darah mereka dari rezim Zionis.

Sementara itu, Hazem Kassem, juru bicara Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) menyambut serangan terpisah terhadap Zionis di al-Quds pendudukan.

Ia mengatakan, serangan heroik di Baitul Maqdis menjadi bukti lain bahwa rakyat Palestina melanjutkan perjuangan mereka untuk melawan penjajah.

Pada Jumat malam, beberapa pemuda Palestina melancarkan dua operasi anti-Zionis dengan menggunakan senjata tajam di al-Quds pendudukan. Serangan ini menewaskan seorang perwira rezim Zionis dan melukai dua lainnya.

Empat pemuda Palestina yang melancarkan operasi anti-Zionis tersebut gugur syahid ditembak oleh aparat keamanan Israel.

Intifada al-Quds meletus pada Oktober 2015 menyusul meningkatnya penyerbuan terhadap Masjid al-Aqsa dan upaya pembagian tempat suci ini dari sisi waktu dan tempat serta penindasan rezim Zionis terhadap warga Palestina.

Sejak intifada tersebut hingga sekarang, lebih dari 300 warga Palestina telah gugur syahid dan banyak lainnya terluka dan ditangkap. (RA)