Irak Tingkatkan Hubungan dengan Kuwait
-
Perdana menteri Irak, Haider Al Abadi
Perdana menteri Irak mengatakan, Baghdad senantiasa berusaha untuk meningkatkan hubungan di berbagai bidang dengan negara tetangga, termasuk Kuwait.
Haider Al Abadi dalam acara peringatan dimulainya kembali hubungan bilateral Irak dan Kuwait yang ke-13, pasca tumbangnya rezim Baath, mengatakan, Kuwait dan Irak memiliki tekad bersama untuk meningkatkan hubungan di berbagai level, dan kedua pihak melangkahkan kaki untuk memperkuat hubungan bilateral.
Sementara itu, duta besar Kuwait untuk Irak, Salem Al-Zamanan mengungkapkan, Pemerintah Kuwait akan berpartisipasi dalam proyek pembangunan infrastruktur dan rekonstruksi wilayah yang yang porak-poranda akibat perang.
Kuwait bersepakat untuk mengucurkan bantuan senilai 100 miliar dolar kepada pemerintah Baghdad untuk membantu rekonstruksi wilayah yang hancur .
Kesepakatan ini menjadi bantuan finansial pertama Kuwait terhadap Irak pasa serangan rezim Saddam ke Kuwait tahun 1990.
Hubungan Irak dan Kuwait mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Kuwait juga mengambil sikap independen dan tidak mengekor kebijakan Arab Saudi dalam masalah Irak.
Negara Arab ini justru menyuarakan peningkatan hubungan dengan Baghdad di berbagai bidang yang berseberangan dengan kebijakan Riyadh.