AS, Inggris dan Kuwait Serukan Saudi-Qatar Berdialog
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i40852-as_inggris_dan_kuwait_serukan_saudi_qatar_berdialog
Amerika Serikat, Inggris dan Kuwait dalam statemen bersama menyerukan semua pihak yang berselisih dalan konflik antarnegara Arab di kawasan Teluk Persia segera duduk di meja perundingan.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Jul 11, 2017 06:07 Asia/Jakarta
  • Friksi Arab Saudi dan Qatar
    Friksi Arab Saudi dan Qatar

Amerika Serikat, Inggris dan Kuwait dalam statemen bersama menyerukan semua pihak yang berselisih dalan konflik antarnegara Arab di kawasan Teluk Persia segera duduk di meja perundingan.

IRNA melaporkan, Pernyataan bersama ketiga negara ini muncul bersamaan dengan digelarnya pertemuan antara menteri luar negeri AS, Rex Tillerson dan penasehat keamanan nasional Inggris, Mark Sedwill di Kuwait.

Tillerson, Sedwill, dan Perdana Menteri Kuwait, Sabah Khaled al-Hamad al-Sabah menyampaikan kekhawatiran bersama atas berlanjutnya friksi antara Arab Saudi dan Qatar yang semakin meruncing.

Sebelumnya, Arab Saudi bersama Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain dalam statemen bersamanya menyebut jawaban negatif Qatar atas 13 persyaratan yang mereka ajukan, tidak bisa diterima.

Persyaratan terpenting dari 13 poin yang disampaikan Arab Saudi dan sekutunya terhadap Qatar antara lain: Pemutusan hubungan diplomatik dengan Iran, serta diakhirinya dukungan terhadap Hizbullah Lebanon dan Hamas, penghentian siaran televisi Aljazeera, dan penutupan pangkalan militer Turki di Qatar.

Arab Saudi dan tiga negara Arab sekutunya sejak 5 Juni lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan memblokade negara Arab ini dengan dalih Doha mendukung kelompok teroris.

Kementerian luar negeri Qatar membantah tudingan Riyadh dan balik menuding Arab Saudi mengintervensi kepentingan nasional Doha.