Tidak Diberi Izin Berobat ke Luar Gaza, Pasien Ini Meninggal Dunia
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i41170-tidak_diberi_izin_berobat_ke_luar_gaza_pasien_ini_meninggal_dunia
Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengabarkan meninggalnya soerang pasien di salah satu rumah sakit di wilayah ini disebabkan penghentian izin pemindahan para pasien ke luar Gaza untuk memperoleh perawatan.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Jul 17, 2017 06:23 Asia/Jakarta
  • Hasan al-Dahshan, Pasien Gaza Meninggal Dunia
    Hasan al-Dahshan, Pasien Gaza Meninggal Dunia

Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengabarkan meninggalnya soerang pasien di salah satu rumah sakit di wilayah ini disebabkan penghentian izin pemindahan para pasien ke luar Gaza untuk memperoleh perawatan.

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Ashraf al-Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina dalam wawancara dengan kantor berita Shehab, mengatakan, Hasan al-Dahshan, 59 tahun, meninggal dunia pada Minggu (16/7/2017) malam setelah menunggu pemindahannya ke luar Gaza selama 16 hari untuk berobat.

Ia menambahkan, pasien ini menderita masalah jantung koroner dan harus segera menjalani operasi jantung.

Menurutnya, al-Dahshan merupakan korban ke-17 dari pelarangan pemindahan pasien Gaza ke luar daerah ini untuk memperoleh perawatan yang memadai.

Al-Dahshan adalah satu dari 240 pasien yang menderita masalah jantung dan menunggu izin Otorita Ramallah untuk berobat keluar Gaza.

Setiap bulan, hampir 400 pasien kanker dipindahkan keluar Gaza melalui pos pemeriksaan Beit Hanoun, namun sejak tiga bulan lalu, Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah tidak mengizinkan pemindahan pasien ke luar Gaza.

Jubir Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menuturkan, 3000-4000 pasien di Gaza termasuk anak-anak bergelut dengan kematian dan sejak awal tahun 2017, 17 warga Palestina meninggal dunia akibat pelarangan pemindahan mereka ke luar Gaza untuk berobat.

Sejak kemenangan Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) dalam pemilu parlemen Palestina pada tahun 2006, rezim Zionis memblokade Gaza dari darat, laut dan udara dan melarang masuknya bahan bakar, obat-obatan dan bahan bangunan ke wilayah ini.

Lamanya blokade tersebut dan tekanan Israel terhadap penduduk Gaza telah menyebabkan memburuknya kondisi di daerah Palestina ini. (RA)