PM Irak Tekankan Kelanjutan Penumpasan Daesh
-
Haider al-Abadi, PM Irak
Perdana Menteri Irak menekankan kelanjutan operasi pasukan negaranya untuk menumpas kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) hingga terbebasnya seluruh wilayah yang diduduki teroris ini.
Haider al-Abadi menegaskan hal itu dalam pertemuan Dewan Tinggi Koordonator Privinsi-provinsi Irak pada Rabu (26/7/2017).
"Pemerintah Irak bertekad untuk membebaskan Tal Afar (di barat Mosul), al-Hawija (di selatan Provinsi Kirkuk) dan barat al-Anbar dari pendudukan Daesh," kata al-Abadi seperti dikutip FNA.
Ia juga menyinggung pembebasan kota Mosul, Pusat Provinsi Nineveh, utara Irak dari pendudukan Daesh.
"Rakyat Irak dengan persatuan dan kekompakan akan mengakhiri pekerjaan Daesh di negara ini," tegasnya.
PM Irak mengumumkan pembebasan kota Mosul dari pendudukan kelompok teroris takfiri Daesh pada 10 Juli 2017.
Daesh menduduki bagian luas dari wilayah utara dan barat Irak dan melakukan berbagai kejahatan mengerikan di negara ini sejak tahun 2014. Pendudukan ini dilakukan dengan bantuan finansial dan militer Amerika Serikat, Barat dan sekutu Arab dan kawasan termasuk Arab Saudi dan Turki.
Sejak saat itu hingga sekarang, militer Irak yang didukung oleh pasukan relawan negara ini dan dengan bantuan para penasihat militer Republik Islam Iran berhasil membebaskan berbagai daerah termasuk kota Mosul dari pendudukan Daesh. (RA)