Suriah Tuntut Pembubaran Koalisi Amerika
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i41960-suriah_tuntut_pembubaran_koalisi_amerika
Kementerian Luar Negeri Suriah dalam dua surat terpisah untuk Sekjen PBB dan Ketua Dewan Keamanan, menuntut pembubaran dan diakhirinya aktivitas koalisi ilegal Amerika Serikat yang dibentuk tanpa permintaan pemerintah Suriah dan persetujuan PBB.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Jul 31, 2017 13:00 Asia/Jakarta

Kementerian Luar Negeri Suriah dalam dua surat terpisah untuk Sekjen PBB dan Ketua Dewan Keamanan, menuntut pembubaran dan diakhirinya aktivitas koalisi ilegal Amerika Serikat yang dibentuk tanpa permintaan pemerintah Suriah dan persetujuan PBB.

Dalam surat Kemenlu Suriah disebutkan, koalisi internasional pimpinan Amerika terus melanjutkan kejahatannya terhadap warga sipil Suriah dengan melancarkan pemboman setiap hari terutama ke Provinsi Raqqa, Hasaka, Aleppo dan Deir Al Zour.

Masyarakat Suriah mendesak agar PBB menghentikan dan membubarkan koalisi Amerika karena bahaya aktivitas koalisi yang mengaku anti-terorisme itu semakin besar. Pasukan koalisi anti-terorisme pimpinan Amerika dibentuk pada Juli 2014 tanpa persetujuan pemerintah Suriah dan PBB. Koalisi itu setiap hari melancarkan serangan udara di Suriah dengan dalih memerangi kelompok teroris Daesh.

Salim Yashar, pengamat politik di Istanbul, Turki terkait peran koalisi internasional pimpinan Amerika dalam memerangi terorisme mengatakan, pada kenyataannya, seluruh kejahatan perang yang dilakukan Amerika dan koalisi internasional anti-terorisme di Suriah terus berlanjut. Pasalnya, tujuan asli koalisi itu adalah mendukung kelompok-kelompok teroris.

Ia menegaskan, pemerintah Amerika menjalankan kebijakan yang sepenuhnya menipu dan tidak bisa dipercaya dalam perang melawan terorisme.

Poin penting yang perlu diperhatikan terkait aksi koalisi pimpinan Amerika yang sebenarnya bukan untuk memerangi teroris dan dalam rangka mengelola kelompok-kelompok teroris demi meraih tujuan-tujuannya, secara praktis bukan untuk menumpas terorisme. Tujuan koalisi Amerika itu adalah menyempurnakan aksi kelompok-kelompok teroris dalam menghancurkan Suriah dan melanggengkan perang serta krisis di negara itu.

Para analis politik menilai keputusan Amerika membentuk koalisi anti-Daesh itu sebagai penipuan politik. Paul Sheldon Foote, pakar politik Amerika mengatakan, Amerika dan koalisi anti-Daesh tidak jujur dalam perang melawan terorisme, karena mereka sendiri adalah pendukung utama kelompok teroris itu.

Langkah-langkah Amerika selalu memicu kekhawatiran dan protes masyarakat internasional. Ketidakamanan, perusakan infrastruktur dan penyebaran kelompok-kelompok teroris di kawasan Timur Tengah serta upaya mencegah kekalahan teroris di kawasan, adalah sebagian dampak dari intervensi, serangan dan konspirasi Amerika.

Keputusan Amerika membentuk koalisi internasional anti-Daesh di Suriah, tidak pernah mendapat persetujuan Dewan Keamanan PBB dan mengancam perdamaian serta keamanan dunia. Langkah semena-mena Amerika terkait Suriah jelas-jelas bertentangan dengan seluruh resolusi DK PBB, karena mendukung terorisme. PBB tentunya mengharapkan solusi bagi Suriah dengan tetap memperhatikan urgensi menjaga kedaulatan, independensi, persatuan dan integritas wilayah negara itu.

Pada kondisi seperti ini, pemerintah Suriah menuntut pembubaran koalisi internasional pimpinan Amerika yang terbukti sama sekali tidak bermaksud memerangi terorisme. (HS)