Hizbullah Respon Penarikan Pasukan Rusia dari Suriah
Wakil Sekretaris Jenderal Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) mengatakan, penarikan pasukan Rusia dari Suriah tidak berpengaruh terhadap perang melawan teroris.
"Penarikan sejumlah pasukan Rusia dari Suriah tidak mempengaruhi kekuatan militer Suriah dalam perang melawan kelompok-kelompok teroris Takfiri termasuk Daesh dan Front al-Nusra. Militer Suriah mampu mempertahankan berbagai wilayah yang diduduki para teroris Takfiri," kata Sheikh Naim Qassem seperti dikutip IRNA.
Ia menambahkan, Hizbullah akan tetap berada di medan tempur untuk melawan para teroris dan tidak ada perubahan apapun dalam langkah, rencana dan tingkat kesiapannya, bahkan gerakan ini akan melanjutkan keputusannya untuk berkonfrontasi dengan para teroris Takfiri hingga tercapainya solusi politik untuk menyelesaikan krisis Suriah.
Di bagian lain statemenya, Wakil Sekjen Hizbullah mengecam berbagai kejahatan Arab Saudi di Yaman. (RA)