Netanyahu akan Kunjungi Rusia untuk Menekan Muqawama
-
Benjamin Netanyahu, PM rezim Zionis Israel
Perdana Menteri rezim Zionis Israel akan berkunjung kembali ke Rusia guna mengambil posisi anti-Muqawama di Lebanon dan Palestina.
Benjamin Netanyahu akan mengunjungi kota Sochi pada Rabu (23/8/2018) untuk menekankan posisi pendudukan Israel. Selama dua tahun lalu, ia telah empat kali berkunjung ke Rusia. Demikian dilansir IRNA.
Permintaan Netanyahu kepada Moskow terkait dengan negara-negara Timur Tengah dan perubahan posisi Rusia mengenai aktivitas Hizbullah Lebanon di Suriah telah berulang kali ditolak tegas oleh negara itu.
Alexander Shein, Duta Besar Rusia untuk rezim Zionis juga telah mereaksi desakan Amerika Serikat dan Israel untuk memasukkan gerakan-gerakan Muqawama ke dalam daftar nama sebagai kelompok teroris.
Ia mengatakan, Rusia tidak menganggap Hizbullah Lebanon dan Hamas (Gerakan Muqawama Islam Palestina) sebagai teroris.
Sementara itu, Sergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia baru-baru ini mengatakan, Moskow tidak menganggap Hizbullah sebagai teroris dan bahkan bekerjasama dengannya untuk menumpas kelompok-kelompok teroris di Suriah.
Di sisi lain, pasca serangan udara berulang Israel ke Suriah yang menarget posisi militer negara ini yang sedang memberantas teroris, Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin memperingatkan dan menegaskan bahwa hak kedaulatan Suriah harus dihormati dan pihak asing harus menghindari untuk mengagresi negara ini.
Sejak meletusnya krisis Suriah pada 2011, militer rezim Zionis telah berulang kali menarget posisi pasukan negara Arab ini dengan tujuan mendukung kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya di kawasan. (RA)