Kunjungan Menhan Suriah ke Deir Ezzor
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i43979-kunjungan_menhan_suriah_ke_deir_ezzor
Hanya dua hari setelah blokade Deir Ezzor berhasil dipatahkan militer Suriah, Menteri Pertahanan Suriah, Fahd Jassem al-Freij dikirim Presiden Bashar al-Assad ke Deir Ezzor untuk mengunjungi unit-unit militer dan meninjau kondisi di kawasan tersebut.
(last modified 2026-02-05T10:03:47+00:00 )
Sep 09, 2017 15:32 Asia/Jakarta
  • Militer Suriah
    Militer Suriah

Hanya dua hari setelah blokade Deir Ezzor berhasil dipatahkan militer Suriah, Menteri Pertahanan Suriah, Fahd Jassem al-Freij dikirim Presiden Bashar al-Assad ke Deir Ezzor untuk mengunjungi unit-unit militer dan meninjau kondisi di kawasan tersebut.

Fahd Jassem al-Freij, petinggi Suriah pertama yang memasuki Deir Ezzor selama tiga tahun terakhir, setelah kawasan ini diduduki kelompok teroris Takfiri Daesh tiga tahun terakhir dan blokade di kota ini berhasil dipatahkan militer Suriah.

Dapat dikatakan bahwa kunjungan menhan Suriah ke Deir Ezzor, hanya dua hari setelah dipatahkannya blokade kota ini sama halnya dengan pengumuman resmi kemenangan. Kunjungan cepat ke Deir Ezzor mengindikasikan pentingnya kemenangan ini.

Salah satu dalih pentingnya Deir Ezzor terkiat posisi ekonomi kota ini. Minyak Suriah berada di dua Provinsi Deir Ezzor dan Hasakah. Berdasarkan data badan energi Amerika yang dirilis tahun 2010, produksi minyak di dua provinsi ini sekitar 380 ribu barel perhari dan 140 ribu barelnya diekspor.

Selain itu, 57 persen biji-bijian dan 75 persen kapas Suriah diproduksi di tiga provinsi, Deir Ezzor, Hasakah dan Raqqa. Oleh karena itu, Deir Ezzor memiliki posisi ekonomis penting bagi kelompok teroris Daesh. Dalam hal ini, Hossein Rooyvaran, pengamat Asia Barat dari Iran menyakini, "Sebagian ladang minyak Suriah di Provinsi Hasakah dan sebagian lain di Deir Ezzor yang dimanfaatkan Daesh untuk menghidupi anggotanya. Dan kini setelah wilayah ini jatuh ke tangan militer Suriah dan terputusnya akses Daesh ke wilayah minyak Suriah, kelompok teroris ini akan menghadapi kesulitan menjamin kehidupan anggotanya."

Dalih lain dari urgensitas Deir Ezzor terkait pengaruhnya, di mana patahnya blokade kota ini mempengaruhi perang di Suriah dan masa depan kelompok teroris. Dari satu sisi, Deir Ezzor adalah kota terdekat dengan Irak. Kini rusaknya blokade Deir Ezzor membuat akses antara teroris Daesh di Irak dan Suriah terputus dan proses tumbangnya fenomena buruk ini semakin cepat.

Di sisi lain, pembebasan Deir Ezzor bisa terjadi dalam waktu singkat. Koran al-Akhbar cetakan Lebanon dalam analisanya terkait hal ini menulis, perang pembebasan kota Deir Ezzor bukan perang pertama yang hasilnya di lapangan selara dengan prediksi yang dicantumkan di awal perang, bahkan dapat dikatakan bahwa ini bisa menjadi perang tercepat.

Hal ini dapat memicu dampak psikologis negatif di medan perang bagi anasir teroris dan pengaruh psikologis positif bagi pasukan Suriah beserta sekutunya. Dampak psikologis ini bahkan mendorong Staffan de Mistura, utusan khusus sekjen PBB untuk Suriah sehari setelah patahnya blokade Deir Ezzor, kepada kubu oposisi Suriah mengatakan bahwa mereka harus menerima realita dan menyadari bahwa mereka kalah perang dan tidak mendapat hasil apa pun.

Secara global dapat dikatakan jika pembebasan Aleppo sebagai indikasi awal kemenangan Suriah di pertempuran melawan teroris, maka patahnya blokade Deir Ezzor merupakan indikasi pergerakan cepat Suriah ke arah era pasca teroris.

Mengingat urgensitas ini, Presiden Bashar al-Assad hanya dua hari setelah patahnya blokade Deir Ezzor, mengutus Fahd Jassem al-Freij ke kota ini, selain untuk mengispeksi kondisi militer juga membawa pesan penting kepada kubu oposisi bersenjata bahwa perlawanan mereka tidak membuahkan hasil dan wilayah yang diduduki kelompok teroris satu demi satu berhasil dibebaskan. Ini sama halnya dengan pemerintah berkuasan tetap eksis dan kedaulatan wilayah Suriah tetap terjaga. (MF)