Kubu Pro dan Kontra Referendum di Kirkuk Terancam Perang
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i44633-kubu_pro_dan_kontra_referendum_di_kirkuk_terancam_perang
Ketua Front Turkmen, Irak memperingatkan gangguan keamanan di kota Kirkuk, utara Irak dan kemungkinan pecahnya perang di kota itu.
(last modified 2026-03-23T18:13:03+00:00 )
Sep 21, 2017 03:43 Asia/Jakarta
  • Arshad Al Salehi
    Arshad Al Salehi

Ketua Front Turkmen, Irak memperingatkan gangguan keamanan di kota Kirkuk, utara Irak dan kemungkinan pecahnya perang di kota itu.

IRIB (20/9) melaporkan, Arshad Al Salehi, Ketua Front Turkmen, Irak menuturkan, setiap langkah yang mengganggu kerukunan di antara etnis kota Kirkuk, dapat membuka peluang terjadinya perang yang akan membakar apapun di kawasan.

Pada Senin lalu, akibat bentrokan antara kubu pro dan kontra keputusan Dewan Gubernur Kirkuk untuk berpartisipasi dalam referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan, Irak, pasukan negara itu dikerahkan ke kota ini untuk mengendalikan situasi keamanan.

Bentrokan terjadi setelah sebelumnya, media dan kalangan intelektual memperingatkan kemungkinan pecahnya konflik internal akibat keputusan Dewan Gubernur Kirkuk untuk ikut dalam referendum.

Arshad Al Salehi mengatakan, dengan isu referendum pemisahan diri dari Irak, pejabat wilayah Kurdistan ingin membawa masalah mereka ke tingkat internasional, sehingga bisa ditangani di PBB dan Dewan Keamanan. Akan tetapi etnis Turkmen dan Arab tidak akan membiarkan masalah ini dibawa ke level internasional.

Ia meminta pemerintah Irak untuk mengerahkan pasukan guna membantu kepolisian kota Kirkuk mengontrol situasi keamanan.

Kirkuk adalah salah satu wilayah terpenting yang menjadi sumber konflik antara pemerintah pusat Irak dengan Kurdistan. Saat ini, Kirkuk berada di bawah kontrol langsung pemerintah pusat Irak.

Pejabat wilayah Kurdistan berusaha mendapatkan jaminan internasional untuk memasukkan Kirkuk ke dalam wilayahnya. (HS)