Koalisi Pimpinan AS Akui Pembunuhan terhadap Warga Irak dan Suriah
-
Serangan udara pasukan koalisi pimpinan AS menyasar warga sipil
Pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat mengakui bahwa serangan udaranya telah menewaskan puluhan warga sipil di Irak dan Suriah.
Seperti dilansir AFP, koalisi yang disebut sebagai Koalisi Internasional Anti-Daesh (ISIS) pimpinan AS dalam pernyataan pada Jumat (29/9/2017) menyebutkan, 50 warga sipil tewas dalam serangan udara pasukan koalisi di Irak dan Suriah.
Disebutkan pula bahwa menyusul tewasnya 50 warga Irak dan Suriah tersebut, maka hingga sekarang sedikitnya 735 warga sipil di kedua negara itu tewas akibat serangan udara koalisi pimpinan AS.
Jumlah tersebut berbeda dengan yang dipublikasikan oleh Airwars, kelompok yang memantau serangan pasukan koalisi pimpinan AS ke Irak dan Suriah.
Menurut kelompok tersebut, sejak tahun 2014 hingga sekarang, sekitar 3.000 warga sipil tewas dalam serangan udara pasukan koalisi pimpinan AS ke Irak dan Suriah.
Apa yang disebut sebagai Koalisi Anti-Daesh pimpinan AS dibentuk di masa pemerintahan Presiden Barack Obama dengan dalih memberantas teroris di Irak dan Suriah.
Berdasarkan berbagai laporan resmi, justru AS dan sekutu Barat dan Arabnya yang membentuk Daesh dan menjadi pendukung utama finansial dan senjata terhadap kelompok teroris takfiri ni. (RA)