Iran Berharap Hariri Dapat Segera Kembali ke Lebanon
-
Saad Hariri
Iran menyatakan berharap Saad Hariri, yang telah mengundurkan diri sebagai perdana menteri Lebanon, dapat pulang dari Arab Saudi dan membantu mengembalikan ketenangan ke negaranya dengan mengajukan pengunduran dirinya di sana.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi, dalam sebuah konferensi pers pada Senin (13/11/2017) mengatakan bahwa pernyataan Hariri pada Ahad bahwa dia akan kembali ke Lebanon memberikan "secercah harapan" untuk mengembalikan ketenangan di Lebanon.
Hariri mengumumkan pengunduran dirinya secara mengejutkan di Arab Saudi dan disiarkan oleh sebuah televisi Saudi pada tanggal 2 November 2017. Langkah Hariri itu dinilai karena tekanan Saudi. Presiden Lebanon Michel Aoun menolak mempertimbangkan pengunduran diri Hariri, dengan mengatakan bahwa dia harus kembali dan menjelaskan pengunduran dirinya di Beirut.
Para pejabat Lebanon juga mengatakan bahwa mereka yakin Hariri "ditahan" di Arab Saudi dan memberi indikasi bahwa pengunduran dirinya tidak bersifat sukarela.
Qassemi mengatakan bahwa langkah Hariri itu "aneh dan belum pernah terjadi sebelumnya". Pengumuman pengunduran diri dari negara lain telah mengusik ketenangan Lebanon.
Dikatakannya, Iran menilai pengunduran diri Hariri "mencurigakan" namun tetap berharap dia akan kembali ke Lebanon dan melanjutkan pengunduran dirinya di sana.
Ditambahkan Qassemi, "Hariri Ahad "memberikan secercah harapan bahwa dia akan kembali dan [dengan berbuat demikian] akan membantu mengembalikan ketenangan di Lebanon."
Menurutnya, urusan internal Lebanon adalah urusan dalam negeri negara itu dan Iran menginginkan stabilitas dan keamanan.(MZ)