Normalisasi Hubungan dengan Israel Sia-sia Belaka
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i50719-normalisasi_hubungan_dengan_israel_sia_sia_belaka
Sekretaris jenderal konferensi internasional pendukung intifadha Palestina menyatakan, upaya sejumlah negara Arab untuk melakukan normalisasi hubungan dengan rezim Zionis tidak akan membuahkan hasil apapun bagi mereka.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Jan 31, 2018 00:27 Asia/Jakarta
  • Hossein Amir Abdolahian
    Hossein Amir Abdolahian

Sekretaris jenderal konferensi internasional pendukung intifadha Palestina menyatakan, upaya sejumlah negara Arab untuk melakukan normalisasi hubungan dengan rezim Zionis tidak akan membuahkan hasil apapun bagi mereka.

Hossein Amir Abdollahian dalam pertemuan dengan Khaled Al- Qadoumi selaku wakil Hamas di Tehran hari Selasa  mengatakan, Gerakan Hamas dan Jihad Islam sebagai dua pilar utama perlawanan terhadap rezim Zionis.

"Peran kedua gerakan ini dalam perjuangan menghadapi rezim Zionis bersejarah," ujar asisten khusus parlemen Iran urusan internasional ini.

"Selama ini hubungan Republik Islam Iran dengan Palestina strategis" tegasnya.

Di bagian lain statemennya, Abdolahian menyinggung aksi Presiden AS, Donald Trump mengakui secara resmi Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel.

Donald Trump

"Statemen keliru Presiden AS, Donald Trump menyebabkan pandangan semua pihak ke arah Palestina dan Baitul Maqdis," tutur Abdolahian.

Menyinggung kondisi krisis kemanusiaan di Gaza  dan urgensi gerakan perlawanan terhadap rezim Zionis, sekretaris jenderal konferensi internasional pendukung intifadha Palestina mengungkapkan, Tel Aviv tidak akan bisa mempermainkan  keamanan negara-negara Islam, dan kini gerakan muqawama berada dalam kondisi terbaik.

Sementara itu, Khaled Al-Qadoum dalam pertermuan tersebut mengecam ulah Trump, dan menekankan, Pemerintahan Trump mengabaikan hak bangsa Palestina demi menjamin keamanan rezim Zionis.

Al-Qadoum menyerukan dukungan negara-negara Muslim terhadap rakyat Palestina dan gerakan muqawama, sekaligus mengapresiasi dukungan signifikan Iran terhadap Palestina dan Baitul Maqdis.(PH)